oleh

Pemkab Tuba Bangunan Infrastruktur Jalan Lebih Awal

Harianpilar.com, Tulangbawang – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang (Tuba) nampaknya sudah bergerak lebih cepat dalam pekerjaan pembangunan infrastruktur jalan di tahun anggaran 2021.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulangbawang, K.Heriyansyah, ST., M.T.

“Proyek pekerjaan fisik jalan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021, sudah mulai dilelang melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) di Provinsi Lampung,” kata K.Heriansyah yang dihubungi via WhatsApp belum lama ini (05/02/2021).

Ia juga menjelaskan proyek pekerjaan yang bersumber dari DAK tahun 2021 tersebut yang akan sudah dilelang ada 2 pekerjaan fisik, yaitu Ruas jalan Ronggolawe kecamatan banjar agung nilai Rp 4 M dan Ruas Jalan Damar – Sp. Panaragan nilai Rp 5 M, sisanya paket pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan masih dalam proses perencanaan Evaluasi tim teknis dan konsultan.

Proses lelang proyek DAK pada Bidang Bina Marga PUPR pada tahun 2021 ini terbilang lebih cepat, karena selain menjadi program prioritas, paket pekerjaan tersebut juga sudah direncanakan dan disiapkan dari sejak tahun 2020 lalu, sehingga begitu masuk bulan Februari 2021 pihaknya langsung melakukan tender paket pekerjaan tersebut.

“untuk Pekerjaan yang baru kita lelang ini, kami targetkan selesai bulan Juli atau Agustus 2021,” ungkap Kabid Bina Marga.

Menurut nya, lanjut Heri, dengan adanya Akses jalan yang memadai dan baik akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan warga. Dengan adanya perbaikan jalan dibeberapa titik lokasi di Kabupaten Tulangbawang yang menjadi program pembangunan sekala prioritas Pemerintah daerah setempat, dapat mendokrak kembali sektor prekonomian yang kondisinya mengalami perlambatan akibat pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini, imbuhnya.

Hal ini juga untuk, mendukung program BMW Bupati Tulangbawang untuk meningkatkan jalan Kabupaten lebih baik dengan 5G, yaitu peningkatan data teknik , manajemen teknik , pengawasan teknik, kualitas konstruksi, dan tepat sasaran,” pungkasnya. (Rizal)