Harianpilar.com, Bandarlampung – Dinas Pendidikan Provinsi Lampung mengapresiasi rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) untuk memajukan waktu pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk jenjang pendidikan SMA dan sederajat pada Februari 2016 mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Provinsi Lampung Heri Suliyanto Heri menyatakan, rencana tersebut tentunya sudah melalui kajian – kajian yang dilakukan tenaga ahli yang mumpuni di kementrian tersebut.
“Tentunya sudah melalui kajian – kajian yang dilakukan oleh orang – orang pintar yang ada di kementrian dan nanti akan ada solusi – solusinya untuk meminimalisir segala resiko yang mungkin terjadi,” tegasnya, Senin (1/5/2015).
Heri meyakini jika dari awal rencana yang masih belum ada payung hukumnya tersebut disosialisasikan secara dini hari dapat juga mengantisipasi terjadinya ‘keteteran’ akan materi pelajaran. “Jika ini disosialisasikan dari awal kemungkinan tidak menimbulkan masalah,” tepisnya.
Mantan Kepala Perpustakaan Provinsi Lampung inipun menjelaskan jika UN dilaksanakan 2 bulan lebih cepat dari jadwal sebelumnya tentu apabila ada anak didik yang mendapatkan nilai dibawah 5,5 langsung dapat mengikuti ujian remedial diakhir tahun tahun ajaran tersebut. “Tidak mesti menunggu hingga tahun depan lagi untuk mengikuti ujian remedial sehingga bisa mengikuti perkuliahan yang sama dengan teman satu tingkatnya,” kata Heri.
Heri menegaskan untuk Provinsi Lampung sendiri tidak mempermasalahkan kesiapan dalam menghadapi wacana tersebut lantaran menurutnya rencana itu sudah melalui hasil evaluasi dari UN tahun ini.
Sementara itu, Prabandari, wanita karier yang memiliki anak yang akan mengikuti UN tahun depan menyatakan setuju dengan rencana pusat untuk memajukan waktu UN pada Februari mendatang. Ia mengatakan anak yang belum mencapai nilai minimal yang telah ditentukan tidak harus membuang waktu satu tahun hanya untuk menunggu waktu ujian remedial. “Anak tersebut tentunya dapat mendaftar kuliah atau kerja bersama teman – temannya, tidak harus menunggu adik kelasnya ujian,” ujarnya. (Lia/JJ)









