Harianpilar.com, Mesuji – Seluruh perusahaan yang berada di Kabupaten Mesuji dinilai tidak memberikan kontribusinya untuk pemerintahan setempat.
Selain itu dan CSR mereka tidak tepat dan terkesan enggan untuk memberikannya. Dapat di lihat dari konstruksi jalan yang selalu rusak akibat di lewati mobil yang sarat dengan muatan yang melebihi tonase dari perusahaan tersebut.
Hal ini di katakan langsung oleh Bupati Mesuji, Khamamik saat sedang berdiskusi dengan ketua komisi C, Mulyadi di rumah dinas Bupati beberapa waktu lalu. Bupati menghimbau kepada Mulyadi agar dapat menegur beberapa Perusahaan tersebut.
“Saya minta kepada komisi C untuk menanyakan kepada perusahaan- perusahaan itu selama ini Kontribusi mereka terhadap kita apa? Karena selama ini tidak ada kontribusinya untuk kabupaten kita,” ujarnya.
Selama ini perusahaan sama sekali belum memberikan dana bantuannya kepada pemerintah maupun warga setempat. Dan Bupati berharap kepada perusahaan yang berada di Mesuji agar ikut turut serta dalam membangun Mesuji.
“Lihat jalan kita sebagian rusak karena muatan milik perusahaan yang melebihi tonase. Setidaknya mereka turut serta membantu kita dalam pembangunan. Karena merekalah yang banyak melintasinya dengan muatan tonase berlebihan,” terangnya.
Menanggapi persoalan tersebut, ketua komisi C DPRD kabupaten Mesuji, Mulyadi, mengatakan, jika pihaknya akan melakukan rapat internal terlebih dahulu, perihal kerusakan jalan yang terjadi dampak dari muatan lebih (melebihi tonase) kendaraan perusahaan.
“Kami akan lakukan rapat terlebih dahulu dengan seluruh anggota DPRD. Terutama komisi C, untuk membahas kerusakan jalan, yang sejauh ini banyak perusahaan di mesuji belum memberikan kontribusi terhadap pembangunan jalan, “ujarnya.
Bahkan, pihaknya setelah melakukan rapat, akan segera mendatangi pihak perusahaan- perusahaan yang ada di kabupaten mesuji.
“Kita akan mendatangi perusahan-perusahaan untuk di mintai tanggung jawab dan kontribusi, pasalnya, banyak perusahaan yang beroperasi di mesuji tidak mengedepankan pembangunan yang ada malah makin rusak,” tukasnya.(Sandri/JJ)









