oleh

Pembangunan Rabat Beton Dana Desa Way Galih Tingkatkan Perekonomian Warga

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Pembangunan rabat beton di Desa Way Galih, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), yang menggunakan Dana Desa tahun 2020 dapat meningkatkan perekonomian warga.

“Program Dana Desa rabat beton, untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian  masyarakat berupa sarana dan prasarana umum khususnya untuk warga Desa Way Galih,  sehingga tercipta masyarakat yang maju, mandiri, sejahtera dan memiliki ketahanan nasional,” kata Kepala Desa Way Galih, Suwarno, di kantornya, Rabu (15/04/2020).

Dia menuturkan bahwa pihaknya sangat terbantu dengan kucuran Dana Desa ini karena membantu desa untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

Dia menjelaskan pembangunan rabat beton sepanjang 230 meter x 2 meter dilakukan di Dusun 2 A, RT 04. Kemudian, penjang 137 meter x 2 meter di Dusun 4, serta di Dusun 5 rabat beton dibangun sepanjang 120 meter x 2 meter.

Lebih lanjut Suwarno mengungkapkan bahwa Dana Desa tahun 2020 juga digunakan untuk membangun talud sepanjang 140 meter di Dusun 2 A. Selanjutnya untuk rehab balai desa.

Dia berharap melalui pembangunan jalan rabat beton ini, roda perekonomian warga bisa lebih baik. Selain itu, keberadaan jalan bisa mempermudah akses transportasi bagi anak-anak sekolah ataupun aktivitas warga.

“Iya dengan terealisasinya rabat beton jalan ini, semoga warga bisa merasakan manfaat dari fasilitas yang telah yang dibangun oleh pemerintah desa. Jalan juga sebagai urat nadi perputaran perekonomian suatu daerah. Bila jalanya memadai, maka aktivitas masyarakat bisa lancar, baik dari segi pendidikan, perdagangan, atau barang  dan jasa,” tandasnya.

Tujuan pembangunan infrastruktur tersebut, untuk memperlancar akses jalan warga demi meningkatkan roda perekonomian. ”Dengan adanya akses infrastruktur jalan yang mulus, pertumbuhan ekonomi masyarakat juga akan meningkat,” ujarnya juga.

Dikatakannya lagi, apabila kondisi jalan bagus, maka komoditas hasil pertanian dan perkebunan mudah untuk dipasarkan. Selain itu, dengan jalan yang mulus juga akan dapat menekan biaya operasional. Dengan demikian, pembangunan yang memprioritaskan infrastruktur jalan dan jembatan membuat barang-barang mudah dipasok ke sentra-sentra perdagangan.

“Saat ini masyarakat sudah mulai dapat merasakan dampak pembangunan yang ada di desa. Dana pembangunan jalan yang ada di desa ini dapat berjalan dan terserap dengan baik, dan semenjak adanya dana desa dari pemerintah pusat tersebut. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah, kalau bukan karena pemerintah pusat, maka kemungkinan desa kami yang agak jauh dari pemerintahan kabupaten ini akan harus masih menunggu lama untuk mendapatkan pembangunan jalan yang ada di desa,” katanya.

Dia menjelaskan dalam waktu dekat ini pihak desa juga akan membagikan 8000 masker kepada masyarakat secara gratis.

Suwarno menyampaikan bahwa bantuan ini sebagai wujud kepeduliannya terhadap pandemi covid-19 disaat ini.

“Semoga bantuan ini berguna dan bermanfaat bagi masyarakat serta mengikuti program pemerintah dalam penanggulangan Pandemi saat ini dengan selalu menjaga kebersihan dan selalu memakai masker bila menjalankan aktivitas diluar rumah,” pungkasnya.

Terkait dengan wabah wabah virus corona (Covid-19)  yang sedang menyerang bangsa Indonsia ini, pihaknya melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan.

Suwarno menjelaskan penyemprotan dilakukan oleh seluruh aparatur desa dan warga ke seluruh rumah penduduk dan fasilitas umum (fasum). “Kita sudah melakukan penyemperotan disinfektan selama dua kali. Dalam waktu ekat kita juga akan kembali melakukan penyemperotan lagi,” ucap dia.

Hal tersebut guna menyikapi penyebaran virus corona covid 19, aparat desa melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di Desa Way Galih.

Dia mengatakan penyemprotan cairan disinfektan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran wabah virus corona.

Suwarno juga mengajak masyarakat untuk bersama sama memberantas penyebaran virus covid 19 ini agar tidak mewabah.

Dia menegaskan bahwa virus corona telah menjadi permasalahan bersama. “Kita harus melawan bersama, masyarakat harus disiplin mengikuti anjuran pemerintah jangan sampai kita menyesal setelah jatuh korban,” katanya.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada warga yang datang setelah bepergian dari daerah yang sudah terpapar atau dari luar negeri untuk melapor kepada tim di Pemerintahan Desa setempat.

“Kepada warga yang datang setelah bepergian dari daerah terpapar corona dimohon kesadarannya untuk melapor kepada tim kami di desa,” tegas dia.

Dia juga selalu menghimbau masyarakatnya untuk tetap tenang dan tidak perlu panik serta tetap disiplin mengikuti himbauan pemerintah dengan cara mengurangi aktivitas di luar rumah dan tidak berkumpul dengan banyak orang. (Mar)