oleh

Jalan Raya Prokimal Rusak Berat

Harianpilar.com, Lampung Utara – Kondisi Jalan Raya Prokimal, tepatnya di Desa Madukoro Baru, kondisinya rusak parah.  Utamanya pada jembatan penghubung jalan provinsi itu di gapura perbatasan Desa Kali Cinta-Desa Madukoro Baru. Lubang-lubang  menganga, membuat jalan itu sulit dilalui kendaraan. Bahkan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.  Karenanya Camat Kotabumi Utara, Lampung Utara (Lampura) Najamudin, mengambil memperbaiki jalan tersebut.

Ia  bersama sejumlah warga desa bergotong royong memperbaiki jalan rusak dimaksud pada Jum,at (18/4/2015) lalu. Perbaikan juga dilakukan disejumlah titik yang rusak berat  yang dianggap sudah sangat mengganggu arus transportasi.

Pantauan dilokasi, pada badan jalan yang terdapat lubang-lubang besar ditambal menggunakan tanah bercampur barcampur batu.

Kemudian meratakan permukaan jalan yang bergelombang akibat kerusakan jalan pada sekitar lokasi. Satu unit alat berat bantuan masyrakat diperbantukan untuk meratakan badan badan jalan yang berada diperbatasan desa Kanicinta dengan Madukoro baru itu.

“Ini merupakan program Pak Bupati,untuk memperbaiki jalan dengan bergotong royong bersama masyarakat,”ujar Camat Kotabumi Utara Najamudin ditemui di lokasi.

Menurutnya, kerusakan jalan provinsi diwilayah kerja sudah berlangsung cukup lama. Keruasakan terparah terjadi pada beberapa titik termasuk diperbatasan desa Kalincinta-Madukoro Baru yang sedang diperbaiki.

“Paling tidak apa yang dilakukan ini sudah dapat melancarkan arus lalu lintas.Tidak seperti sebelumnya banyak keluhan dari masyarakat khususnya para sopir,”ujarnya lagi.

Diakuinya, kegiatan yang berdasarkan edaran bupati Lampung Utara itu, sudah dilakukan sejak sebulan yang lalu.Sampai saat ini kata dia, sedikitnya empat titik kerusakan sudah diperbaiki.

Dikatakan pula, untuk mengantisipasi kerusakan jalan milik provinsi tersebut, pihaknya telah secara intens memberikan himbauan kepada perusahaan agar kendaraan yang melintas dapat membatasi muatan sesuai dengan kapasitas jalan provinis paling banyak 8 Ton. “Ini sudah beberapa kali kita himbau melalui kepala desa diwilayah setempat,”terang Mantan Kabid Produksi Dishutbun Lampura ini.  (Iswan/Hery/JJ)