oleh

Bandarlampung Dikepung Banjir, Bocah SD Terbawa Arus

Harianpilar.com, Bandarlampung – Bandarlampung kembali dikepung banjir. Hujan deras yang disertai angin kencang selama hamper 2 jam, Rabu (15/4/2015) siang,  mengakibatkan empat rumah di Jalan Kartini Gang H Junaidi Bandarlampung terendam air.

Warga setempat Sudirman (27) yang rumahnya ikut terendam mengatakan, bencana banjir ini salah satunya disebabkan meluapnya Sungai Way Awi, kondisi ini dampak dari pembangunan Hotel Horison, akibat tembok pembatas dengan pemukiman.

“Sebelum dibangunnya tembok pembatas Hotel Horison, walaupun hujan deras tidak pernah banjir. Ini dampak pembangunan Hotel, karena sungai menjadi tertutup sehingga air meluap,” katanya kesal.

Rumah yang terendam banjir tersebut adalah rumah milik H Rusdi Isun (65), Ibu Anyim (60), Bapak alm Ridwan, serta Sudirman (27). Hujan deras ini juga menyebabkan salah satu rumah warga terendam air hingga sepinggang orang dewasa.

Dari Kelurahan Kedamaian, luapan Sungai Wayawi kembali menelan korban. Seorang siswa SD Fajri (9) warga Jalan Hayam Wuruk, terbawa arus Sungai Wayawi saat sedang bermain dengan kakaknya, Rabu (15/4/2015) sekitar pukul 16.30.

Hingga kini, upaya pencarian yang dilakukan tim gabungan Polresta, Kodim 0410, BPBD, PMI dan RAPI, belum membuah hasil. Hingga pukul 21.00 wib, pencarian diberhentikan, dan akan dilanjutkan esok hari sampai peoncarian membuah hasil.

“Pencarian diberhentikan, dan akan dilanjutkan esok hari. Akan kita cari sampai ketemu,” kata Kepala BPBD Bandarlampung Wisnu, Rabu (15/4/2015) saat ditemui di lokasi.

Wisnu memperkirakan, korban Fajri terbawa arus sungai sampai ke Kuala. Upaya pencarian korban ini akan dilakukan dengan menggunakan perahu karet, mulai dari jembatan kali besar sampai Kuala.

“Penyisiran pencarian korban akan dilakukan dengan menggunakan perahu karet, besok mulai pukul 8.00,” tegas Wisnu. (Putra/Lia/Juanda)