oleh

Pemprov Janji Anggarkan Anggaran Penunjang PMI

Harianpilar.com, Bandarlampung – Penganggaran penunjang operasional kegiatan Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung akan segera dikoordinasikan dengan Bappeda dan Biro Keuangan. Meski memang anggaran untuk perbaikan sarana saat ini harus disesuaikan dengan instruksi pemerintah pusat.

“Nanti akan dilihat ketersediaan dananya. Sedangkan perbaikan sarana saat ini sesuai instruksi pemerintah pusat, tahun 2015 tidak diperkenankan membangun gedung perkantoran,” kata Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo, Rabu (15/4/2015).

Meski demikian, Ridho berjanji pihaknya akan berupaya untuk dapat menganggarkannya di tahun mendatang. “Namun, pemprov akan mengupayakan menganggarkan pada tahun berikutnya,” imbuhnya seperti dikutip Karo Humas dan Protokol Pemprov Lampung Sumarju Saeni.

Gubernur menerima audiensi pengurus PMI Lampung dimana turut pula mendampingi gubernur, yakni staf ahli gubernur bidang kemasyarakatan dan SDM, Idrus Efendi dan Sekretaris Dinas Kesehatan Lampung.

Pemerintah minta perlunya pembinaan terhadap organisasi kepemudaan yang peduli terhadap kesehatan. Lingkup formal dan nonformal seperti contohnya PMR dan KSR.

Kegiatan tersebut dapat merangsang remaja untuk peduli dengan keadaan social dimana dengan keikutsertaan pada organisasi dapat mengalihkan perhatian remaja dampak negatif di era globalisasi ini.

Sebelumnya, Ketua PMI Lampung Umar Hasan mengatakan, kunjungannya itu untuk menyampaikan ada beberapa hal yakni pengurus berharap Pemprov Lampung menambah jumlah anggaran yang diperuntukkan untuk PMI. Mengingat kegiatan yang volume pengerjaannya dari waktu ke waktu meningkat.

Umar pun mengungkapkan pada dasarnya kebutuhan darah setiap bulannya rata-rata sebanyak 3.000 kantong darah yang mana sebanyak 60 persen dari nilai tersebut terserap oleh Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek. Sementara jumlah relawan PMI Lampung hanya berkisar  2.000 orang. (Lia)