Harianpilar.com, Tanggamus – Setelah sebelumnya harga cabai meroket setinggi langit, saat ini harga cabai merah di Tanggamus merosot diharga Rp7 ribu /kg.
Menurut Parti, pedagang sayur di Pasar Gisting, rendahnya harga karena saat ini dimana-mana sedang masa panen cabai. Hal itu lantas membuat stok di pasaran membludak sedangkan permintaan rendah sebab masa panen cabai terjadi dimana-mana. Semua itu akhirnya mempengaruhi harga khususnya penurunan harga.
“Harga sekarang ini sudah sama dengan harga obral untuk cabai karena murah sekali. Dan meskipun sekarang ini murah lakunya lambat, bukannya murah cepat habis, tapi murah susah habis karena barangnya dimana-mana ada,” ujar Parti, Minggu (12/4/2015).
Harga cabai yang sekarang ini merupakan harga terendah. Harga ini turun dari pekan lalu Rp 10.000 per kg yang sempat bertahan dua pekan. Meski demikian untuk selanjutnya belum bisa diprediksi apakah harga akan turun lagi, bertahan atau pun naik. Namun pastinya untuk peredaran cabai untuk saat ini tinggi, dimana-mana masyarakat bisa mendapatkan cabai bahkan menerima langsung dari petani.
“Karena panenan banyak akhirnya petani memberi ke tetangga-tetangganya jadi sekarang ini orang tidak butuh cabai lagi,” ujar Parti.
Selain cabai merah, cabai rawit pun mengalami penurunan, yang kini harganya jadi Rp 10.000 dari Rp 15.000 per kg. Sayuran lain yang juga turun yakni bawang merah jadi Rp 26.000 dari Rp 28.000 per kg, terong jadi Rp 2.000 dari Rp 2.500 per kg, tomat jadi Rp 4.000 dari Rp 5.000 per kg, kol jadi Rp 1.500 dari Rp 2.500 per kg, wortel jadi Rp 3.000 dari Rp 4.000 per kg, bayam jadi Rp 1.000 dari Rp 1.500 per ikat, kangkung jadi Rp 500 dari Rp 1.000 per ikat, sawi Rp 1.500 dari Rp 2.000 per kg, timun jadi Rp 1.000 dari Rp 1.500 per kg, dan
kacang panjang jadi Rp 1.000 dari Rp 1.500 per ikat.
Kemudian untuk sayuran yang bertahan yaitu, bawang putih tetap Rp 16.000 per kg, kelapa Rp 5.000 per dua buah, buncis Rp 4.000 per kg, kentang Rp 8.000 per kg, dan kacang tanah Rp 21.000 per kg.
Sedangkan sayuran yang harganya naik yakni cuma rampai jadi Rp 5.000 dari Rp 4.000 per kg, dan labu jadi Rp 2.500 dari Rp 1.000 per kg.
Untuk kelompok bahan makanan non sayuran, beras asalan mengalami kenaikan lagi jadi Rp 9.000 dari Rp 8.000 per kg, lalu telur ayam ras pun begitu jadi Rp 18.000 dari Rp 17.000 per kg.
Sedangkan harga lainnya tetap seperti gula pasir Rp 11.000 per kg, minyak goreng curah Rp 11.000 per kg, tepung terigu Rp 6.500 per kg, tepung aci Rp 7.500 per kg, mentega Rp 4.000 per sachet untul merek termurah. (Imron/JJ).









