oleh

KPK Didesak Usut Dugaan Anak Plt. Bupati Mesuji Main Proyek

Harianpilar.com, Bandarlampung – Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) didesak menindaklanjuti fakta persidangan terkait dugaan salah satu anak Plt. Bupati Mesuji Saply terlibat main proyek. Sebab, dalam persidangan Khamami yang menjadi terdakwa memberi keterangan tentang itu dengan jelas.

Tim Kerja Institute on Corruption Studies (ICS), Apriza, mengatakan, setiap fakta persidangan harus ditindaklanjuti dengan penyelidikan baru oleh KPK. Sebab, keterangan-keterangan dalam persidangan merupakan fakta hukum yang harus diproses lebih lanjut.”Ya harusnya ditindaklanjuti. KPK harus menerbitkan surat penyidikan (Sprindik) baru. Sebab, keterangan dalam persidangan merupakan petunjuk baru yang perlu di usut,” ungkapnya saat dimintai tanggapnya, Minggu (29/09/2019).

Apa lagi, lanjutnya, yang memberikan keterangan adalah tardakwa yang mengetahui secara jelas persoalannya.”Khamami kan tardakwa utama, bupati Mesuji (nonaktif) yang jelas mengetahui persoalan (dalam perkara). Keterangan dia jelas bisa dijadikan petunjuk baru, itu fakta hukum yang harus diusut lebih lanjut,” ungkapnya.

Sementara, Plt. Bupati Mesuji, Saply, hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Mesuji nonaktif, Khamami saat bersaksi pada sidang terdakwa Sekretaris Dinas PUPR Mesuji Wawan Suhendra menyebut putra Wakil Bupati Mesuji M Saply diduga bermain proyek miliaran. Menurut Khamami, kala itu dia sempat diberitahu bahwa salah satu anak Saply ikut main proyek bernilai miliaran rupiah di daerah Mekar Jaya yang berkaitan dengan pengerjaan saluran irigasi.

“Iya. Yang ngomong itu adalah Pak Haji Saply sendiri. Bahwa anaknya ikut mengerjakan proyek saluran irigasi,” kata Khamami dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungkarang, beberapa waktu lalu.

Khamami menuturkan, secara kebetulan ia mampir ke Guest House Taman Kehati yang merupakan tempat peristirahat dinas pejabat di lingkungan Pemkab Mesuji. Menurut Khamami saat itu dia mendapati kendaraan double cabin terparkir disana. Merasa tidak asing dengan pemiliknya, Khamami lantas bertanya kepada petugas parkir siapa pemiliknya.

“Kata petugas di sana, itu mobil milik anak Pak Saply. Menurut petugas, mobil itu datang pukul 02.00 WIB, itu subuh, nginap,” kata Khamami menirukan ucapan petugas tersebut.

Khamami kemudian menjumpai anak Saply itu dan bertanya tentang alasan kehadirannya. “Saya tanya ke dia, ngapain kamu di sini? Jam 2 lagi. Katanya main sama teman- teman,” ujar Khamami. Mengetahui itu, Khamami berinisiatif mengkonfirmasi kepada Saply.

“Kemudian saya hubungi Pak Saply. Kata Pak Saply bahwa dia itu memang menumpang istirahat (karena) habis mengecek kegiatan irigasi di Mekar Jaya,” ungkap Khamami. (Tim/Maryadi)