oleh

DPRD Lampung Selatan Kecam Penyataan Kepala Dinas Pariwisata

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Statemen Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Kabupaten Lampung Selatan Fauziah Arif di salah satu media masa, terkait kunjungan kerja (kunker) anggota DPRD Lampung Selatan (Lamsel) yang dinilai tidak beretika berbuntut panjang.

“Apa maksudnya mengeluarkan pernyataan tersebut,” kata Ketua DPRD Lamsel Hendry Rosadi, Jumat (27/3/2015).

Hendri berjanji akan segera memanggil Kadis Fauziah Arif, untuk mempertanggungjawabkan pernyataan tersebut.

Hal senada juga dikatakan Ketua Fraksi Partai Demokrat (PD) Jenggis Khan Haikal mengatakan, Dinas Pariwisata adalah mitra DPRD tidak sepantasnya seorang kepala dinas mengatakan hal tersebut, seharusnya dia berpikir bagaimana caranya lebih meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di bidang pariwisata, suatu contoh di Kota Makasar Provinsi Sulawesi Selatan tersebut yang hampir sama Sumber Daya Alamnya (SDA) sumber PADnya dari bidang pariwisata jauh dibandingkan Kabupaten Lamsel.

“PAD kita berapa dari bidang pariwisata, seharusnya kadisnya lebih mempunyai terobosan untuk meningklatkan PADnya,” kata Jenggis, ketika dihubungi via telepon, Minggu (29/3/2015).

Ditegaskannya, Fraksi Demokrat sangat mendukung dan akan meminta unsur pimpinan DPRD Kabupaten Lamsel untuk segera memanggil kepala Dinas Pariwisata tersebut untuk menjelaskan pernyataannya tersebut.

“Fraksi PD sangat mendukung dengan rencana pemanggilan tersebut, di situ kita akan tanya lebih jauh terkait pernyataannya tersebut,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Fraksi PDI-P Nanang Ermanto menambahkan, kalau pernyataannya itu benar seperti itu, maka yang tidak mempunyai etika yaitu Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Lamsel Fauziah Arif, sebab kunjungan kerja (Kunker) sudah menjadi program DPRD Lamsel.  Dan lagi Kepala Dinas tidak berhak melakukan intervensi dan mengawasi lembaga DPRD Lampung Selatan, tapi kalau DPRD Lampung Selatan berhak mengawasi dinas-dinas di Lampung Selatan ini termasuk Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya.

“Dimana letak tidak beretikanya DPRD Lampung Selatan, justru yang tidak beretika Kepala Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Lampung Selatan Fauziah Arif,” tegas Nanang. (Saipul/JJ)