oleh

Kades Negeri Pandan Lamsel Terancam Dicopot

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Oknum Kepala Desa (Kades) Negeri Pandan, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Ridwan, terancam dicopot dari jabatannya jika tidak melaksanakan rekomendasi hasil pemeriksaan Inspektorat terkait dirinya diduga telah melakukan tindakan asusila.

Pasalnya, sejak beberapa waktu lalu ia diperiksa Inspektorat Kabupaten Lamsel, ada beberapa poin hasil pemeriksaan belum dilaksanakan dengan penuh oleh oknum kades tersebut, sampai batas waktu yang ditentukan.

Hal tersebut dikatakan Kepala Otonomi Daerah (Otda) Sekretariat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamsel Badruzzaman, usai mengikuti rapat bersama di ruang Asisten Pemerintahan kabupaten setempat, Jumat (13/3/2015) lalu.

“Rapat tadi membahas hasil pemeriksaan Inspektorat terkait aduan masyarakat tentang kasus Kades Negeri Pandan.  Termasuk kita evaluasi-evaluasi, hasil rekomendasi Inspektorat agar si Kades melaksanakan atau memperbaiki kesalahannya. Namun sampai batas waktu yang sebentar lagi habis, si kades belum melaksanakannya,” kata Badruzzaman.

‎Badruzzaman juga menambahkan, adapun hasil pemeriksaan inspektorat yakni berupa beberapa rekomdasi yang wajib dilaksanakan oleh kades tersebut tidak juga diselesaikan, oknum kades tersebut terancam dicopot dari jabatannya.

“Kami masih tunggu limitnya, jika tidak dilaksanakan akan ada sangsi. Bisa saja diberhentikan, jika ada pelanggaran yang dilakukan,” tambahnya.

Dia juga melanjutkan, ketika ditanya mengenai poin-poin hasil pemeriksaan Inspektorat pada oknum kades tersebut yang wajib dilaksanakan. Badruzzaman enggan mengatakannya. Sebab, pihaknya tidak berwenang membeberkannya.

Mencuatnya kasus oknum Kades Negeri Pandan disebabkan, diduga tersangkut kasus asusila yang dilakukan Ridwan kedapatan berduaan dengan istri tetangganya di salah satu hotel kelas melati di daerah  Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan  beberapa bulan lalu. Akibatnya, ratusan warga Desa Negeri Pandan  sendiri memprotes hal tersebut, dan menginginkan oknum kades tersebut mundur dari jabatannya.

Dari ulah oknum kades tersebut, ratusan warga Desa Negeri Pandan menggelar aksi demo di kantor bupati Lamsel beberapa waktu lalu, hingga berujung pada pengerusakan kantor Balai Desa Negeri Pandan.(Saipul)