oleh

69 Pejabat Tulangbawang Ikuti Reorientasi Kepemimpinan

Harianpilar.com, Tulangbawang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang (Tuba) terus meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kinerja aparatur pemerintah dari tingkat kampung hingga tingkat kabupaten, sehingga kualitas dan kemampuan aparatur Pemkab Tuba dapat meningkat serta memiliki kompetensi.

“Salah satunya dengan  meningkatkan SDM Aparatur pemerintah ini merupakan salah satu langkah pembangunan yang dilakukan Pemkab Tuba, sehingga hasil kinerja yang dihasilkan aparatur dapat berkualitas,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab Tuba Antoni, Minggu (15/3/2015).

Untuk meningkatan SDM aparatur pemerintah, Bupati Tulangbawang Ir. Hanan A.Rozak,MS telah mengirim 69 orang pejabat untuk mengikuti reorientasi penguatan kepemimpinan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pejabat eselon II dalam membangun suasana kerja yang harmonis, dinamis, serasi dan bersinergi.

Selain itu Hanan juga menjelaskan bahwa, sebagian Aparatur Pemerintah telah melakuka pendidikan serta pelatihan seperti, Prajabatan CPNSD golongan II sebanyak 40 orang, pendidikan pelatihan sekertarir Kampung/kelurahan sebanyak 40 orang, pendidikan dan pelatihan tingkat IV sebanyak 30 orang, pendidikan dan pelatihan pengadaan barang/jasa pemerintah sebanyak 60 orang, pelatihan pengembangan tenaga pemeriksa dan aparatur pengawas sebanyak 30 orang, pelatihan anggota hansip sebanyak 465 orang dan pendidikan dan pelatihan sumber daya aparatur bagi pegawai RSUD Menggala.

Hanan berharap bagi para pegawai yang telah diberikan kesempatan mengikuti pelatihan serta pendidikan, dapat memanfaatkan ilmu yang didapat untuk dapat diterap dalam tugas serta tanggung jawab yang diberikan.

Hanan juga menghimbau bagi semua Setuan Kerja Pemerinta Daerah (SKPD) Tuba untuk dapat turun langsung kelapangan agar dapat melihat dan mendengarkan apa saja yang menjadi keluhan serta kebutuhkan masyarakat
Sehingga pembangunan yang sudah dan akan kita lakukan dapat berjalan sesuai dengan harapan serta keinginan masyarakat Tulangbawang.

“Sehingga program pembangunan yang sudah dan akan Pemkab Tulangbawang lakukan dapat benar-benar menyentuh semua lapisan masyarakat di Kabupaten Tulangbawang,” tutupnya. (Merizal/JJ). ri dan ini termasuk dalam kata gori masih rendah.

“Masih terbilang sagat rendah karena baru 3000 sampai 5000 kalori, bahkan untuk dijual masih sulit karena pihak ketiga membelinya kalori yang tinggi, Tetapi bila ingin dipakai sendiri bisa dilakukan karena mesinnya bisa menyesuaikan dengan kalori batu bara itu sendiri, dan ini bisa menerangkan satu provinsi lampung, 2 x 1000 mega wat, PLTU bila ini terwujud, dan ini potensi yang ada dimesuji dan masih menunggu proses,” tukasnya. (Sandri/JJ).