oleh

KPU Metro Genjot Partisipasi Pemilih

Harianpilar.com, Metro – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro targetkan tingkat partisipasi pemilih Pemilukada Metro akan lebih baik dari persentase Pileg dan Pilpres 2014 lalu, mencapai kurang lebih 83 persen.

“Pada Pileg dan Pilpres tahun kemarin, tingkat partisipasi pemilih mencapai 83%. Persentase tersebut menjadi barometer dalam Pemilukada mendatang akan lebih tingkat partisipasi pemilihnya. Artinya kecil sekali masyarakat Golput,” kata Agus Riyanto komisioner KPU pokja sosialisasi, diruang kerjanya, Rabu (11/03/2015).

Dikatakan Agus, untuk itu ada hal yang dipersiapkan atau langkah strategi untuk mencapai tingkat partisipasi tersebut. Salah satunya sosialisasi terkait semua tahapan pemilukada, dimulai dari jadwal dan program pilwakot berikut regulasinya.

Titik sosialisasi tersebut, Agus melanjutkan, di awali dari stakeholder yang ada. Mulai dari para kandidat/calon, pemerintah, barulah mengarah pada ormas dan masyarakat luas. Sosialisasi itu akan dilakukan dengan metode berbasis kelompok dan komunitas, yang diantaranya kelompok keagamaan, perempuan, kelompok pemilih pemula, lansia serta kelompok marginal.

“Metode sosialisasi inilah yang kami anggap efisien dan efektif, dan ini sudah dapat dirasakan hasil tingkat partisipasi pemilih di Pileg dan Pilpres 2014 lalu. Maka akan di lakukan lagi proses sosialisasi ini,”ungkapnya.

Artinya,  Agus Riyanto menambahkan, dalam upaya peningkatan persentase partisipasi pemilih sudah merupakan keharusan untuk melanjutkan program “sekolah pemilu” yang sudah ada. Dan hal ini menjadi landasan bagi KPU untuk berani membuat target, bahwa komitmen untuk meningkatkan jumlah partisipasi pemilih adalah kewajiban guna berjalannya demokrasi yang lebih baik.

“Jadi ini bukan sekedar target semata, namun sudah kewajiban. Dan juga bukan mengarah pada masyarakat banyak untuk menggunakan hak pilihnya, tetapi lebih mengarah kepada program untuk menyalurkan pengetahuan kepada masyarakat bahwa partisipasi pemilih menentukan nasib bangsa kedepan,”pungkasnya. (Romzi/JJ).