oleh

Warga Merak Belantung Temukan Buaya Muara

Harianpilar.com, Lampung Selatan –  Warga sekitar Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan digegerkan dengan penemuan menemukan buaya muara.

Informasi dari warga lokal, ada yang ditemukan di Pantai Marina, Merak Belantung pada Sabtu (05/01/2019).

Buaya itu kemudian berhasil diangkat ke daratan oleh lemas warga dalam kondisi.

Warga lantas mengikat mulut dan kaki buaya menggunakan tali tambang tidak mengamuk.

Berdasarkan informasi, buaya ini sudah diamankan warga lokal dan pemerintah desa juga sudah dikoordinasikan dengan BKSDA melalui kapolsek lokal.

Sebelumnya, wilayah Pesisir yang berdekatan terdampak tsunami Selat Sunda terjadi pada Sabtu (22/12/2019) malam, sehingga dianggap destinasi wisata di Lampung Selatan dipastikan lumpuh.

Berdasarkan informasi Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata (Kemenpar) hasil pemantauan dan pendampingan terkait tsunami yang terjadi di Banten dan Lampung pada Sabtu (22/12/2019) malam melawan pariwisata di Banten dan Lampung menunjukkan semua pantai yang ada di Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan terdampak tsunami, yaitu Pantai Tanjung Tuha, Pantai Minang Rua, dan Pantai Belebuk tak ada yang bisa dikunjungi wisatawan.

Begitupula dengan pantai di sepanjang Kecamatan Rajabasa, yaitu Pantai Kahai, Pantai Kunjir, Pantai Way Muli, Pantai Wartawan de Mansion, Pantai Banding, Pantai Canti, dan Pantai Batu Kapal juga lumpuh.

Pantai di sepanjang Pantai Kalianda juga sama, yaitu Pantai Maja, Pantai Kedu, Pantai Ketang, Pantai Laguna (Alau2), Pantai Bagus, Pantai Tanjung Beo, Pantai Safenan, Hutan Bakau Grand Elty, Resor Pantai Kalianda, Pantai Merak Belantung, Pantai Marina , dan Pantai Teluk Nipah terdampak tsunami pula.

Pulau Sebesi, Pulau Sekepel, dan Pulau Legundi juga terdampak tsunami, sehingga perlu waktu untuk memulihkannya sebagai objek wisata pantai andalan di daerah ini.

Tercatat tiga hotel di Lampung Selatan memperbaiki kerusakan, yaitu Hotel Wartawan de Mansion memperbaiki kerusakan pada 15 kamarnya, Hotel Grand Elty Krakatoa restorannya tersapu udara, dan Kahaii Beach Resort yang memperbaiki kerusakan pada fasilitas di tepi pantai. (Mar/Lis)