Harianpilar.com, Mesuji – Tingginya curah hutan akhir-akhir ini membuat beberapa daerah diterjang banjir. Kali ini terjadi di Desa Harapan Mukti, Kecamatan Tanjungraya, Mesuji. Tingginya curah hukan membuat sungai yang ada di Desa Harapan Mukti membanjiri pemungkiman rumah-rumah warga. Dari pantauan wartwan koran hingga saat ini air masih meluap kejalan raya hingga terputusnya akses antar jalan antar desa.
Sementara itu Camat Tanjung Raya Anwar Pamuji yang terjun lansung memantau banjir tersebut mengatakan bahwa dengan intetasi hujan yang sangat tinggi beberapa hari ini mengakibatkan meluapnya sungai yang ada di desa harapan mukti dengan ketinggian air hingga 50cm_60cm dan memutuskan jalan antar desa.
“Saat ini curah hujan yang begitu tinggi membuat sebagian rumah warga tergenang. Bahkan, ketinggian air mencapai 50 sampai 60 Cm. Selain itu, air juga memutuskan akses jalan penghubung,” paparnya.
Masih di tambahkan Anwar saat ini kami di bantu dari dari pihak Kepolisian, BPBD serta masyarakat untuk melakukan penangan kepada pengendara yang akan melintasi jalan yang tergenang air untuk dapat melintas.
“Banjir yang menutuskan akses jalan ini tentunya sangat menyulitkan masyarakat yang hendak melalui jalan tersebut. Selain derasnya air, kedalamannya juga sangat berpengaruh sehingga setiap kendaraan roda dua terpaksa digotong,”paparnya.
Lebih dalam dikatakan, Camat Tanjungraya, Kabupaten Mesuji, Anwar Pamuji juga meminta agar masyarakat Desa Harapan Mukti, segera mengungsi dan tetap waspada. Hal ini tidak lain akibat banjir yang mengenang puluhan rumah dan memutuskan akses jalan didesa setempat.
“Banjir yang merendam puluhan rumah dengan ketinggian air mencapai 50 sampai 60 CM ini harus dapat diwaspadai. Mengingat curah hujan yang begitu tinggi hingga menyebabkan bendungan jebol,”papar Anwar.
Untuk itu, lanjut Camat Tanjung Raya Anwar Pamuji, kepada seluruh masyarakat serta aparatur desa agar siap siaga untuk membantu masyarakat apabila terjadi bencana banjir susulan melihat cuaca yang seperti ini dan siap siaga menyiapkan tempat tempat pengungsian seperti balai desa atau sekolah bagi masyarakat.
“Sejauh ini banjir yang melanda belum ada korban jiwa atas bencana ini. Saat ini juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga sudah turun ke lokasi untuk mengatasi korban banji,”imbuhnya.
Sementara saat ditanya, apakah Pemkab Mesuji sudah membantu korban banjir serta menerjunkan para medis untuk mencegah terjadinya penularan penyakit akibat banjir dengan tegas Camat mengatakan saat ini belum tetapi kita sudah koordinasi.
“Sampai hari ini belum ada bantuan, yang baru ada itu dari Polsek Tanjungraya, akan tetapi menurut Informasi Pemkab Mesuji akan nenyalurkan bantuan kepada korban banjir hari senin saat ini juga kita masih melakukan pendataan,”paparnya.
Untuk itu, kita harapkan kepada masyarakat dapat tetap waspada serta tetap bersabar, Pemkab Mesuji akan segera menyalurkan bantuan kepada korban banjir.
“Untuk kerugian yang dialami masyarakat hingga saat ini belum dapat dipastikan. Karena kita masih melakukan pendataan. Yang jelas Pemerintah Daerah sudah menerjunkan tim untuk memantau situasi banjir,” tukasnya. (Sandri/Mar)









