oleh

Sjachroedin ZP Kembangkan Kopi Lampung ke Kroasia

Harianpilar.com, Bandarlampung – Duta Besar RI untuk Kroasia berkedudukan di KBRI Zagreb, Komjen (Purn ) Sjachroedin ZP, mengatakan, pihaknya mengupayakan agar komoditas kopi Lampung bisa masuk Kroasia.

Hal tersebut disampaikan Sjachroedin ZP pada saat meberikan kuliah umum Gedung Rektorat Universitas Lampung (Unila), Kamis (14/9/2017).

“Saya berusaha membuat bagaimana petani kopi di Lampung menjual kopi mereka ke perusahan kopi ke luar negeri, di Kroasia. Yang namanya kopi sangat digemari disetip cafe pasti ada kopi,” jelasnya setelah menghadiri kuliah umum di Unila.

Mantan Gubernur Lampung itu mengatakan, kopi yang terkenal enak hanya ada di Lampung. Bahkan kopi luwak yang dibilang paling mahal di dunia pun asalnya dari Lampung.

Selain kopi Oedin juga berusaha mengenalkan lada ke internasioanal. ”

“Kita punya komoditi lada terbaik, mebel terbaik kenapa tidak kita perkenalkan disana, dengan bertemunya para pengrajin dengan para pengusaha secara langsung tanpa melalui pihak ketiga saya yakin kalau harga kopi, dan lada pasti lebih mahal,” terangnya.

Dirinya berharap dengan mengenalkan secara langasung petani dan para pengrajin, dengan para pengusaha maka nilai pertanian kopi, lada dan mebel bisa lebih meningkat.

Selain itu Oedin juga mengajak Unila untuk bekerjasama dengan kedutaan Kroasia khususnya dalam bidang kesenian, budaya dan politik.

“Kita akan ajak kerjasama khususnya dengan para mahasiwa agar mereka bisa mengenalkan budaya kita disana,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, selain kopi, yang bisa dijadikan kerjasama antara Indonesia dan Kroasia adalah bidang perdagangan mebel dan coklat. “Selama ini mereka beli dari pihak ketiga, tidak tidak langsung dengan Indonesia. Mereka membeli dari Italia dan Belanda rugi kita. Mereka beli mahal, kalau tidak dari Indonesia bisa memutus rantai itu. Ini yang sedang saya usahakan,” ujarnya.

Kerjasama yang bisa diperoleh Indonesia dari Kroasia kata dia, yakni persenjataan, alat utama sistem pertahanan dan kapal. Namun demikian, menurut Sjachroedin, dalam ilmu perdagangan, perlu didukung ilmu sosial politik karena keduanya berpengaruh. Maka sebab itu dalam penyampaian materi di hadapan mahasiswa ini, Sjachroedian juga menekankan nantinya mahasiswa menguasai ilmu hubungan politik dalam pergaulan International. “Tadi itu tentang ilmu sosial politik. Politik sangat berpengaruh dalam perdagangan dan apapun. Misalnya perdagannya sudah lancar tahu-tahu hubungan politik memburuk, bisa terganggu semua,”  katanya.

Sementar, Rektor Universitas Lampung Prof.Dr.Hasriadi Mat Akin saat menyampaikan sambutan sebelum membuka kegiatan tersebut mengatakan, kuliah umum ini merupakan tingkatan akademik yang bisa menambah wawasan bagi mahasiswa dan juga kita semua.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, saya berharap kita bisa menjalin kerja sama dengan negara Kroasia,” jelas dia.

Sementara diawal penyampaian kuliah terbuka itu, Komjen Sjachroedin berujar jika ingin menjalin MoU adalah dengan negara yang sedang berkembang.

“Kerjasama yang terlaksana dengan Kroasia saat ini antara lain politik, pertahanan, kerjasama bidang ekonomi, serta hubungan perdagangan. Saya berpesan kepada para mahasiswa yang masih muda – muda ini untuk kreatif,” tegas dia.

Dalam kegiatan tersebut dirangkai dengan pemberian cindera mata dari pihak Universitas Lampung kepada Sjachroedin, juga penyerahan SK Dewan Pertimbangan Unila oleh Sjachroedin ZP. (*)