oleh

Mesuji Siap Terima Warga Kuala Sidang

Harianpilar.com, Mesuji – Bupati Mesuji Khamami, akhirnya angkat bicara terkait permasalahan sengketa tapal batas wilayah antara Tulangbawang (Tuba) dengan Mesuji. Pasalnya, tapal batas antar dua kabupaten ini masih dalam sengketa. Selain itu, Khamami, juga menegaskan bahwa Kabupaten Mesuji juga siap menerima warga yang memasuki letak geografis jika bupati Tuba memberikan mandat terhadap Mesuji secara tertulis untuk melepaskan warga Kuala Sidang tersebut.

Bentuk dari keseriusan Pemkab Mesuji terhadap warga Kuala Sidang Kecamatan Rawa Jitu Utara, yang secara Geografis memasuki Kabupaten Tuba namun secara administrasi pelayanannya masuk di wilayah Mesuji. Maka itu, untuk membuktikan keseriusannya maka Pemkab Mesuji akan mengirim dua alat berat untuk memberikan fasilitas terhadap warga yang mau pindah kedarat.

“Kalau Bupati Tuba memberikan mandat kepada Mesuji secara tertulis maka Pemkab Mesuji akan mengirim alat berat untuk memindahkan warga setempat kedaratan. Secara Administrasi kita yang melayani mereka, namun secara letak Geografis mereka masuk ke dalam peta Tuba,” ujarnya.

Lebih dalam dikatakan Khamami, kondisi saudara-saudara kita sangat lah miris. Pasalnya, mereka harus membeli beberapa pasokan seperti air bersih dan lain-lainnya mahal serta mereka tertinggal dari segi apapun baik itu pendidikan maupun kesehatan.

“Kalau kita berkunjung kesana sedih melihat kondisi saudara-saudara kita yang berada di sana. Bagaimana tidak coba apa-apa serba beli dan belum lagi serba mahal. Kondisi mereka sagat tertinggal baik dari pendidikan maupun kesehatan belum lagi dalam satu rumah mereka memiliki Tiga, Empat KK bahkan ada yang Lebih,”tegasnya.

Untuk itu, lanjut Khamami, jika mereka telah dipindahkan kedarat maka pemkab mesuji akan segera melakukan penyuluhan terhdap warga setempat untuk tidak menikahkan anak dibawah umur, karena, Pernikahan Dini banyak terjadi disana. Hal ini disebabkan kurangnya pemaham masyarakat serta jauh dari informasi dan kurangnya sumber daya manusia.

“Pemkab Mesuji tentunya siap, karena, sesuai keinginan mereka yang ingin sekali pindah Ke Mesuji. Selain itu, bila dilihat secara History mereka salah satu cikal bakal dari Suku Mesuji. Untuk itu, kita tegaskan kembali bahwa mesuji siap menerima warga tersebut bila memang Bupati Tuba siap melepaskan warganya secara Tertulis dan di Kementrian nanti bersama-sama di kawal.”imbuhnya.

Lebih dalam dipaparkan Khamami, mengatakan, Salah satu kendala yang dialami oleh mereka taklain terbatasnya biaya untuk pindah kedarat dan meratakan jalan atau hutan tersebut yang dikeluhkan. Pemkab setempat siap menyediakan alat berat dan warga setempat tinggal membantu menjaga alat berat.

“Selama ini mereka terkendala dengan Biaya untuk mendirikan tempat tinggal di daratan. Akan kita kirim alat Berat untuk membantu mereka pindah kita siapkan Dua alat berat untuk membantu mereka. Tetapi tolong di jaga agar kita bisa berjalan dengan lancar. Dan semua tergantung dari Bupati Tuba bila ingin melepaskannya atau tidak soalnya merekamemasuki wilayah Tuba Jika buat sarana dan Prasarana di sana nanti kita yang akan susah,” tukasnya.  (Sandri/JJ).

Komentar