Harianpilar.com, Bandarlampung – Bulog Divre Lampung menyiapkan 290 kilogram daging sapi beku perhari di Rumah Pangan Kita (RPK) Perum Bulog degan harga jual Rp80.000 per kilogram. Hal tersebut dikatakan oleh humas Bulog Divre Lampung, Aji. Dia mengatakan bahwa permintaan daging sapi beku bisa mencapai 30 sampai 50 kilogram perharinya.
“Dipastikan 290 kilogram itu bisa habis dalam hitungan hari,”ujar Aji melalui pesan singkat Whatsapp kepada Harian Pilar. Selasa(13/6/2017).
Jika stok yang disiapkan oleh Bulog Divre Lampung kehabisan, Aji mengatakan masih bisa meminta stok tambahan ke Pusat. “Yang jelas 290 kilogram itu tidak cukup sampai lebaran, Kalau kurang kita bisa minta drop lagi dari DKI kok, jadi nggak terlalu lama nunggu kalau kehabisan,”ucapnya.
Lebih lanjut, untuk kabupaten/kota juga sudah disiapkan stok daging sapi beku di masing-masing Bulog subdivre yang ada Provinsi Lampung. “Itu kita yang drop sesuai permintaan bulog di kantor sub, Kan bulog ada divre lampung, subdivre lampung tengah, subdivre Lampung utara, kansilog menggala, dan kansilog kalianda,” jelasnya.
Untuk membedakan, harga daging beku dipasaran dengan RPK perum Bulog memang sama, namun yang dijual kebanyakan dipasaran adalah daging kerbau bukan sapi. “Harga daging segar kurang lebih 130.000, sedangkan Daging beku dipasaran 80.000 juga tapi itu daging kerbau lalau yang ada di pasaran,” tukasnya.
Terpisah, menanggapi harga dan stok daging dipasaran menjelang lebaran, Sekertaris Komisi II DPRD Lampung, Joko Santoso, mengatakan tidak ada kelangkaan daging sapi segar maupun beku.
“Sudah diberikan dua pilihan, yang pertama kalau mau beli tapi masih ragu dengan kualitas atau harga, bisa ke bulog yang terjamin higienis dan murah, mereka kan menyediakan daging sapi beku yang stoknya dijamin sampai lebaran tersedia, tapi kalau mau tetap beli dipasaran ya beli ditempat langganan atau yang terkenal saja,” imbuhnya. (Ramona/Mar)









