Harianpilar.com, Bandarlampung – Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo beserta jajaran dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung melakukan pembayaran zakat secara serentak di Pusiban, Balai Keratun, Selasa (13/6/2017) siang.
Gerakan pembayaran zakat serentak ini juga dilakukan Presiden Joko Widodo beserta para menteri, pejabat tinggi negara, eselon 1, direksi BUMN, dan perusahaan swasta nasional.
Sesuai instruksi Gubernur Lampung pada 7 Juni 2017, Sekdaprov dan Ketua Baznas sudah melakukan sosialisasi dengan SKPD terkait untuk melakukan pembayaran zakat secara serantak.
Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo, mengatakan, zakat merupakan kewajiban, harus digalakkan terutama pengumpulan zakat di internal Pemprov. “Penggalangan zakat yang dilakukan oleh Pemprov dan Baznas tercatat tertinggi di Indonesia, yaitu sebesar 1Milyar lebih dalam waktu 1 minggu,” kata Ridho.
Menurutnya, tidak perlu takut untuk berzakat, jika bersyukur atas rizki yg diberikan oleh Allah SWT, dengan berzakat Insya Allah akan kembali berkali-kali lipat.
Ridho menyatakan bahwa banyak saudara-saudara muslim yang suskses karena giat berzakat, “terutama zakat mal, infak dan sodaqoh, itu yang terpenting, kalo zakat fitrah itu sudah kewajiban tidak perlu dihitung lagi.” katanya.
Ketua Baznas Lampung, Mahfud Santoso, mengatakan, zakat memiliki posisi sangat penting dan strategis baik dari sisi agama islam maupun pembangunan umat, jika dikelola dengan baik dapat menjadi kekuatan ekonomi rakyat jika ditangan dengan profesional.
“Hasil pengumpulan zakat ini salah satunya dimanfaatkan untuk biaya pendidikan siswa dari keluarga kurang mampu.” pungkasnya.(Rls)









