Harianpilar.com, Bandarlampung – Universitas Bandarlampung (UBL) semakin intensif mengadakan kerjasama antar kelembagaan, ditingkat reginonal-nasional. Diantaranya, terbaru bersama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) maupun Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Lampung.
Buktinya, Wakil Rektor (WR) III Bidang Kemahasiswaan UBL,Dr. Bambang Hartono, SH, M.Hum yang membenarkan. Saat ini kontingen UBL, terdiri Rektor Dr. Ir. M. Yusuf. S. Barusman, MBA, bersama jajaran dekanat dan prodi Fakultas Ilmu Komputer (FIK) UBL, tengah di Bandung mengimplementasikan kerjasama studi lanjut, yang terlaksana sejak Selasa (14/12/2016).
“Bentuk naungan kerjasamanya, yakni perwakilan sivitas akademika kita (mahasiswa FIK UBL) yang dikirim kesana (ITB), buat magang.Khususnya buat dua prodi FIK,yakni Informatika dan Sistem Informasi,”jelas Bambang, disela kegiatan dilapangan Futsal,Gedung B, Pascasarjana, Dra.Hj. Sri Hayati Barusman UBL, Rabu (14/12/2016).
Tujuan dari kerjasama ini, Bambang beberkan karena UBL dan ITB sama-sama memiliki visi, misi serta tujuan menciptakan ilmu teknologi keteknikan terkini, yang effort (dampaknya) dapat dirasakan hingga tingkat nasional.
Dalam kesempatan itu pula, Bambang juga berharap dari kesempatan kerjasama tersebut. Hak intelectual right, tiap project yang dikerjakan para mahasiswa FIK UBL, harus berpulang ke UBL.
“Memang kerjaan itu kan dibimbing (dosen) ITB, tapi dikerjakan para mahasiswa kita (FIK UBL), makanya harus diupayakan kembali ke UBL. Soalnya,dapat mengangkat harkat, derajat dan martabat kampus kita. Insya Allah, pengajuan Hak intelectual right akan tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) dengan ITB maupun para mahasiswa kita,”jelasnya.
Selain dengan ITB, Bambang juga menerangkan, rencananya UBL melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) akan mengadakan kerjasama dengan Polda Lampung. Yakni, mengakomodir kepakaran dosen, yang juga Dekan FKIP Susanto Saman, SS., M.A., Ph.D.,sebagai Ahli Linguistik Forensik dalam pembuktian berbagai perkara Hukum Pidana di Provinsi Lampung.
“Kerjasama ini akan melibatkan para ahli bahasa dan pakar hukum pidana perguruan tinggi,yang diakomodir Polda Lampung, yang akan kami rintis dan kondisikan, sesuai kesepakatan bersama,”terangnya.
Kedepan, Bambang berharap melalui kerjasama ini, memungkinkan para dosen UBL berkontribusi sebagai pendapat ahli dalam gelar perkara di Polda Lampung, atau bisa ditarik dilevel nasional, yakni Mabes Polri. “Nantinya, pihak kita hanya mewakili (tim ahli) pihak Polda, termasuk memberi pendapat dan narasumber pihak-pihak terkait di Polda maupun pusat (Mabes Polri),”tuturnya.
Kedepan,Bambang membawa pesan Rektor UBL, yang berharap langkah kerjasama ini akan lebih disosialisasikan dan dikomunikasikan, terutama pemberian pemahaman dilingkup UBL. “(Kerjasama) ini bentuk program yang terus dilanjut dan dirutinkan, tidak hanya dlingkup FT, tapi fakultas dan prodi lain. Terutama program kerjasama pengembangan ilmu sains dan teknologi,”paparnya.
Dengan langkah kerjasama bersama antar sektoril ini, Rektorat UBL menyanjung potensi para mahasiswa UBL sebetulnya mampu bersaing ditingkat regional-nasional.Tetapi, belum terwadahi maupun terkomunikasikan secara maksimal.“Orang UBL ini ternyata hebat-hebat, tapi perlu disosialisasikan dilintas sektoril dinternal dan eksternal UBL,”tukas Rektor, yang disampaikan WR III. (Rls/JJ)









