oleh

Aspekindo Siap Bersaing dengan BUMN

Harianpilar.com, Bandarlampung – Jelang Musyawarah Provinsi (Musprov) ke IV, yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 Desember 2016 mendatang, Asosiasi Pengusaha Jasa Konstruksi (Aspekindo) Lampung mengadakan konsolidasi internal dalam rangka membangkitkan kembali kejayaan Aspekindo, di Rumah Makan Begadang II, Senin (21/11/2016).

Di kesempatan itu, Plt Ketua Aspekindo Lampung Deni Irawan mengatakan, jelang Musprov Aspekindo Lampung ke-4 yang akan diadakan pada 7 Desember, sebagaimana mekanisme Musprov merupakan konsolidasi internal di tingkat provinsi, yang menjadi suatu kewajiban organisasi yang harus dijalankan, dalam kapasitas dirinya selaku Plt Ketua Aspekindo dan Hengky Ahmad Zajuli sebagai Plt Sekretaris Jendral (Sekjend) Aspekindo Lampung.

Dipaparkan Deni, Aspekindo keberadaannya di Provinsi Lampung sebenarnya sudah hampir 15 tahun, tepatnya telah dibentuk pada bulan Februari tahun 2002.

“Pada saat itu Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Lampung Aspekindo diketuai oleh H. Ahmad Ferdinand Sampoerna Jaya, yang menjadi ketua DPP Lampung Aspekindo selama dua periode hingga 2010,” ungkapnya.

Kemudian kata dia, pada tahun 2009 Ferdinand Sampoerna Jaya duduk sebagai DPR RI dari Fraksi Hanura, pada saat itu seharusnya periodesasinya ketua Aspekindo habis pada tahun 2010, kemudian kembali pihaknya mempersiapkan untuk mengadakan Musprov.

“Saya lagi-lagi ditunjuk untuk mempersiapkan pelaksanaan Musprov ke-3, pada saat itu 17 Juli 2010 terpilihlah saudara Mustafa yang sekarang Bupati Lampung Tengah sebagai Ketua Aspekindo periode 2010-2014, per 17 Juli 2014,” terangnya.

Selanjutnya, setelah itu kepengurusan Aspekindo di Provinsi Lampung, mengalami pasang surut.

“Kembali saya lagi-lagi ditunjuk oleh Dewan Pimpinan Nasional sebagi PLt ketua Aspekindo, dan saudara Hengky sebagai Sekjend, dan kami diminta untuk berkonsolidasi membangkitkan kembali Aspekindo di Provinsi Lampung,” jelasnya.

Setelah lebih satu tahun, Aspekindo mengalami kenaikan jumlah anggota sampai 300 persen yang pada saat periodesasi Pak Mustafa tersisa 66 anggota.

“Hari ini kita punya anggota hampir 300. Dengan adanya konsolodasi ini kita akan memilih ketua definitif pada tanggal 7 Desember 2016, dan mudah-mudahan Aspekindo akan berjaya kembali, sebagaimana Aspekindo dipimpin oleh ketua sebelumnya bang Sampoerna Jaya, karena saat dipimpin beliau Aspekindo bagian tak terpisahkan, dari Pemerintah provinsi Lampung khususnya dari sektor jasa kontruksi,” imbuhnya.

Sekjen Aspekindo Hengky Ahmad Zajuli mengharapkan, bangkitnya Aspekindo ini dibarengi dengan adanya sinerginitas antara Aspekindo dengan pemerintah provinsi.

“Bukan rahasia umum bahwa BUMN itu sudah menguasai proyek besar di Provinsi Lampung, seperti jalan tol jangan sampai pengusaha-pengusaha jasa kontruksi di Lampung ini hanya jadi penonton, sedangkan kita tahu dalam UU telah dijelaskan, adanya proyek di suatu daerah diutamakan dilakukan oleh kontraktor pribumi atau dilibatkan, sehingga terbangun sinerginitas antara pemerintah dan para pengusaha jasa kontruksi ini,” tandasnya.

Menurutnya, jangan juga pengusaha-pengusaha jasa kontruksi anak-anak daerah ini dianaktirikan, karena anak-anak daerah mampu menjadi daya saing BUMN.

“Jangan dianggap kita ini para pengusaha lokal yang belum mempunyai kemampuan, ini yang harus dicatat, sementara hasil kerjaan BUMN di mata kami belum maksimal, kita juga mampu untuk bersaing melakukan itu, hanya saja belum diberi kesempatan saja, itulah tujuan kami membangun Aspekindo ini,” terangnya.

Sementara Sampoerna Jaya, menyatakan pada tahun 2002-2005 itu Aspekindo berada di urutan ke-4, kemudian pada tahun 2006-2010 berada di urutan ke-2. “Saya berharap Aspekindo di Lampung dapat meningkatkan kinerjanya dengan anggota yang muda-muda ini,” terangnya.

Ketua Pelaksana Seno Aji, terkait Musprov akan dilaksanakan pada hari Rabu (7/12/2016) dimana rangkaian kegiatan 90 persen persiapannya sudah matang.

“Harapannya Musprov bisa mewujudkan semua sinerginitas kedepannya terhadap proses pembangunan di Pemerintah Provinsi Lampung khususnya dalam bidang jasa kontruksi,” ujarnya.

Ia menambahkan, ke depan panitia pelaksana juga berharap bagi kawan-kawan yang notabene memiliki usaha jasa kontruksi bisa bergabung dalam Aspekindo untuk bisa berkaloborasi bagaimana kita bersama untuk membangun pemerintah provinsi Lampung ini kedepannya dengan konsep-konsep kontruksi yang baik dan berkualitas. (Rls/JJ)