Harianpilar.com, Lampung Utara – Bupati Lampung Utara (Lampura) Agung Ilmu Mangkunegara berjanji pada tahun 2017 akan menaikkan insentif guru ngaji menjadi Rp 1 juta pertahun dari Rp 600 ribu pertahun.
“Alhamdulillah pada tahun 2017 nanti insentif guru ngaji akan saya naikkan Rp 400 ribu pertahun, dari Rp600 ribu, sehingga menjadi Rp 1 juta pertahun. Dan dana Insentif guru itu dikeluarkan setahun dua kali, yakni pertengahan tahun dan akhir tahun. Untuk pencairan tahap ke dua ini pada Desember mendatang masih dalam proses,” ujar Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Sosial (Kesos) Erwinsyah melalui sambungan teleponnya, Jumat (18/11/2016).
Dikatakan Erwin, dana Insentif tersebut diberikan kepada 984 guru ngaji yang berasal dari 232 Desa dan 15 Kelurahan. Masing-masing Kelurahan/Desa mengajukan empat orang guru ngaji untuk mendapatkan insentif tersebut.
Tak hanya itu saja untuk non muslim Bupati juga memberikan tunjangan kepada guru Minggu. Yakni untuk guru Kristen Protestan, Katolik, Hindu dan Budha ada 50 orang yang diberikan dana Insentif oleh Bupati.” Besarannya sama yakni Rp 1 juta pertahun, dan itu ada 50 guru yang kita berikan. Sama diberikan saat pertenga tahun dan akhir tahun,” kata Erwin.
Mantan Camat Tanjung Raja ini menambahkan, untuk persyartan penerima insentif tersebut. Guru ngaji harus melampirkan surat usulan dari Kepala Desa atau Lurah dan melampirkan data jumlah anak muridnya.
Untuk kemudian dilakukan verifikasi berkas, apakah yang mengajukan tersebut guru ngaji atau bukan. “Jadi tidak sembarangan ini, kita ada tim verifikasi berkas. Tim tersebutlah yang mengecek kebenarannya, apakah si calon penerima insentif tersebut memang benar-benar guru ngaji atau bukan,” pungkasnya. (iswant /yoan)








