oleh

Pemkab Lampura Berupaya Naikan Harga Singkong

Harianpilar.com, Lampung Utara – Pemkab Lampung Utara terus berupaya menaikan harga singkong yang sempat anjlok dari harga Rp550 per kilogram menjadi Rp605 per kilogram. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Lampung Utara Sri Widodo menjawab pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD, dalam paripurna menyampaikan jawaban bupati pembahasan KUA-PPAS 2017, Rabu (2/11/2016).

Rapat paripurna yang dihadiri 30 dari 45 anggota Dewan, dipimpin Wakil Ketua I DPRD setempat Arnol Alam. “Soal permintaan fraksi-fraksi mengenai langkah pemkab dalam mengatasi anjloknya harga singkong, kami melalui dinas terkait sudah berusaha. Dan semula harga singkong Rp550, saat ini sudah naik menjadi Rp605 per kilogram,” ujar Sri Widodo.

Sementara itu, DPRD Lampura meminta agar Bupati jangan hanya berkoordinasi dengan satuan kerja, melainkan mengambil langkah konkret.

Wansori,  fraksi Partai Demokrat menegaskan, sesuai dengan otonomi daerah Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, seharusnya mengambil langkah konkret dan jangan hanya berkoordinasi dengan Satuan kerja saja, karena menurutnya, masyarakat utamanya petani singkong saat ini telngah menjerit.

‎”Dengan anjloknya harga singkong saat ini petani menjerit. Keadaan ini Bupati sudah tahu, karena sering turun ke bawah mengunjungi masyarakat. Untuk itu, fraksi Demokrat menyarankan agar Bupati mengundang seluruh perusahaan agar memperhatikan masyarakat kecil. Karena perusahaan ini terkadang membandel. Yang penting tidak keluar dari aturan,‎” ucap Wansori, pada paripurna pembahasan KUA-PPAS APBD tahin 2017, Rabu (2/11/2016)

Paling tidak menurut Wansori, Pemerintah dapat menetapkan harga minimum agar petani tidak merugi. “‎Paling tidak ada harga khusus, terlebih lagi saat ini petani dalam mendapatkan pupuk susah,” pungkasnya.

Menanggapi anggapan itu, Wakil Bupati Lampung Utara, Sri Widodo, menyatakan, kalau pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap perusahaan, namun karena ada masukan dari Wakil Rakyat, Pemerintah Lampura akan segera melakukan Sidak.

‎”Sebelumnya ini sudah kita lakukan (pemanggilan terhadap pengusaha) sebelum itu, Pemerintah juga sudah mengundang para pengusaha, bahkan pada saat rapat Apkasi di Provinsi lampura ini yang paling fokal.‎ Namun karena ada masukan dari anggota dewan ini kita akan lakukan undang lagi. Setelah itu akan kita pertemuan dengan para Anggota Dewan,” pungkas Sri Widodo. (iswant/yoan)