oleh

Longsor, Akses Dua Pekon Lumpuh Total

Harianpilar.com, Tanggamus – Hujan deras hamper selama satu jam yang mengguyur wilayah Tanggamus, Jumat (28/10/2016) lalu, menyebabkan tanah longsor di Kecamatan Kelumbayan Barat. Akibatnya akses penghubung antara Pekon Umbar dengan Pekon Batupatoh, lumpuh total.

Kepala Pekon Umbar, Syahbudin membenarkan perihal kejadian tersebut. Dia mengatakan bahwa aliran air hujan yang cukup deras membuat material tanah dan batu ikut hanyut ke ruas jalan penghubung menuju pekon tetangga (Batupatoh). Sehingga berdampak pada terhambat nya aktifitas warga setempat yang akan melintas di antara dua pekon tersebut.

“Jalan penghubung antara Pekon Umbar dengan Pekon Batupatoh saat ini tidak bisa dilalui. Jangankan kendaraan roda empat dan dua, pejalan kaki saja tidak bisa melewatinya,” ujar Syahbudin, Minggu (30/10/2016).

Dijelaskan Syahbudin, panjang jalan yang tertutupi material longsor mencapai 100 meter dan lebar 10 meter. Namun saat ini telah ada aparat, baik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, maupun Polres Tanggamus, yang membantu warga setempat membersihkan material longsor dari badan jalan.

“Ada banyak petugas di lokasi longsor. Mereka turun membantu warga untuk membersihkan material yang menutupi badan jalan. Untuk alat berat sendiri saat ini hanya ada satu unit traktor,” tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Tanggap Darurat Suhairi, mendampingi Kepala BPBD Tanggamus Ovi mengatakan, bahwa bencana alam berupa tanah longsor tersebut disebabkan oleh hujan deras yang terus-menerus. Sehingga menyebabkan tanah menjadi longsor dan menutupi badan jalan sepanjang 80 meter.

”Sampai saat ini tim BPBD sedang bekerja untuk mengangkut dan membersihkan material longsor dari badan jalan. Alat berat juga diturunkan, yaitu satu unit eskavator jenis CAT dan 3 unit dump truck untuk mengangkut material longsoran dan mudah-mudahan tidak lama lagi akses jalan tersebut kembali bisa difungsikan sebagai mana mestinya,” terang Suhairi.

Beberapa warga setempat yang melihat langsung detik-detik saat longsor terjadi mengakui, jika bencana alam itu muncul akibat hujan deras secara terus-menerus, mulai pukul 18.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB pada Jum’at yang lalu. Sementara jalan tersebut, dikelilingi perbukitan dan tebing.

“Hujan yang deras, mulai sore sampai malam hari. Jadi itulah yang menyebabkan longsor kemarin. Apalagi di sepanjang jalan penghubung, tebing dan perbukitan yang ada tidak kuat menahan laju derasnya air, sehingga material ikut terbawa,” papar warga. (Imron/Juanda)