Harianpilar.com, Tanggamus – Nasib malang menimpa Hermawan bin Muksin (8). Siswa kelas 2 sebuah SD di Dusun Rantau Jaya, Pekon Pematang Nebak, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus harus meregang nyawa diduga akibat tersengat aliran listrik (Kesetrum).
Peristiwa naas tersebut terjadi pada Minggu (16/10/2016) sekira pukul 17.30 WIB. Korban ditemukan oleh ayahnya Muksin sepulang dari kebun.
“Sepulang dari kebun saya mencari Hermawan, karena belum pulang kerumah. Saya kira dia pergi mengaji, tetapi setelah ditunggu sampai pukul 19.00 WIB tidak juga pulang ke rumah.
Karena khawatir, Muksin terus mencari anaknya hingga akhirnya ditemukan dirumah kosong milik Nurdin tetangganya dalam keadaan tergeletak dilantai dengan luka gosong. Ibu jari dan telunjuk tanganya serta dada sebelah kanan seperti terbakar. Kontan saja dia langusung membawa anak tersebut ke Puskesmas terdekat.
Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata anak tersebut sudah tidak bernyawa lagi. Berdasarkan keterangan petugas medis Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Bulok Kabupaten Tanggamus diduga anak tersebut meninggal karena tersengat aliran listrik.
Kemudian setelah mendapat laporan dari warga aparat kepolisian dari Polsek Parda Suka datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan mengumpulkan barang bukti untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Akhirnya jenazah dimakamkan di pemakaman umum desa setempat. (Agus)









