oleh

Lamsel Kembali Gagal Raih Adipura Kota Terbersih

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Kabupaten Lampung Selatan dipastikan gagal meraih piala maupun piagam adipura periode 2015-2016, penyandang sebagai kota bersih untuk kesekian kalinya. Selain Kabupaten Lampung Selatan yang gagal meraih penghargaan piala bergengsi tersebut, dipastikan juga kabupaten/kota se-Provinsi Lampung tidak ada yang memenangi piala tersebut.

Hal itu dikatakan Kabid Pertamanan dan Penghijauan A. Kanta mewakili Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Lampung Selatan P. Marpaung, Jum’at (22/07) dikawasan taman Makam Pahlawan Raden Intan, yang sedang melakukan tabur bunga dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-56 Kejaksaan Negeri (Kejari) Kalianda. “Daerah kabupaten/kota se-Lampung tidak ada yang meraih piala itu. Tapi, hanya Kabupaten Lampung Utara saja yang mendapatkan piagam tanpa piala. Piagam itu, setahu kami hanya partisifasi keikut sertaan lomba adipura saja,” katanya.

Diceritakannya, sekitar bulan Juni 2016 lalu ada salah satu kabupaten di Lampung yang dipanggil pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, yakni Kabupaten Lampung Barat untuk pemaparan persentase mengenai peraihan adipura. Dimana, hal itu berpeluang suatu daerah meraih piala adipura. “Tetapi, pemanggilan untuk pemaparan itu, tidak menjadi jaminan meraih piala adipura. Lihat saja, meski sudah dipanggil, seluruh daerah di Provinsi Lampung tidak ada yang dapat. Tapi untuk Lampung Selatan tidak sama sekali,” lanjut dia.

Dia juga menambahkan, persisnya hari ini Jum’at (22/07) tengah berlangsung penyerahan piala adipura dari pemerintah pusat yang berlangsung di Provinsi Kepulauan Riau. “Info dari teman saya, penyerahan pialanya hari ini (Jum’at, red) di Kabupaten Siak Provinsi Kepulauan Riau,” tambah Kanta.

Disinggung mengenai sanggupkah Kabupaten Lampung Selatan meraih piala Adipura yang pernah diraih beberapa tahun silam? A. Kanta mewakili Kepala DKP P. Marpaung mengaku, ditahun 2017 mendatang pihaknya akan berusaha maksimal kembali dengan harapan kabupaten setempat meraih piala bergengsi tersebut.
“Kita usahakan, tahun 2017 nanti bupati kita dipanggil KLHK RI untuk pemaparan yang selanjutnya meraih piala itu,” pungkasnya. (Saiful/Mar)