Harianpilar.com, Lampung Selatan – Masalah kesulitan air bersih, menjadi kendala besar bagi para pelanggan Perusahan Air Minun Daerah (PDAM) Tirta Jasa Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Bahkan untuk mendapatkan air bersih mereka mempergunakan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari.
Menurut Muhtadli, warga Jati Permai Kecamatan Kalianda mengatakan, sudah satu bulan terakhir ini aliran air PDAM di rumah tidak menggalir, bahkan tetangganya sampai menggunakan air hujan untuk mandi dan lain-lain. “Kurang lebih sudah 2 bulan terakhir ini aliran air PDAM tidak menggeluarkan airnya mas, bahkan pak Purnomo sampai menadah air hujan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Minggu (17/4/2016).
Kesulitan air bersih khususnya di Perumahan Jati Permai Kalianda dan sekitarnya sudah bukan menjadi rahasia lagi. Para pelanggan PDAM sudah sering mengadu kekantor PDAM, tapi hingga saat ini belum ada solusinya. “Tidak hanya di saat musim kemarau saja tidak menggalir, tetapi musim hujan juga sama tidak menggalir. Padahal Kalianda ini banyak sumber airnya, tetapi perusahan milik daerah itu tidak bisa mencarikan solusinya, ” lanjutnya.
Muhtadli juga berencakan akan melayangkan surat kepada Bupati Lampung Selatan dan Ketua DPRD, agar permasalahan air bersih khususnya para pelangga PDAM ini dapat segera diatasi. “Hari ini, Senin (18/4) saya akan melayangkan surat untuk bupati, agar segera dicarikan solusinya, sekarangkan bupatinya orang Kalianda pasti ada solusinya, “tuturnya.
Sementara itu menurut Purnomo warga lainnya menambahkan, air merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk masyarakat, kekurangan air bersih khususnya dikalianda sangatlah sering terjadi, untuk saat ini dirinya terpaksa mengkonsumsi air hujan.
“Bayar tiap bulan, tapi airnya tidak ngalir. Setiap bulan saya harus bayar hingga Rp 70 ribu bahkan bisa lebih. Aneh uang pembayaran dari para pelanggan PDAM itu dikemanakan. Airnya ga ngalir bayar masih tetap jalan,” keluhnya. (Saiful/Mar)









