oleh

Rencananya Disejahterakan

“Alhamdulillah, APBD Provinsi Lampung tahun 2016 naik sekitar 13,71 persen dari sebelumnya. Jika pada 2015 jumlah uang rakyat yang dikumpulkan dalam APBD sekitar Rp4,697 Triliun, kini tahun 2016 naik menjadi Rp5,3 Triliun,” ujar Tamong menjelaskan isi berita di koran yang dibacanya.

“APBN tahun 2016 juga naik hingga Rp 2.121,3 triliun, dari jumlah itu Rp 782,2 Triliun ditransfer ke daerah dan Rp 1.339,1 triliun untuk belanja pemerintah pusat. Kenaikan jumlah dana APBD-APBN ini akan berpengaruh pada kesejahteraan rakyat. Jalan mulus semakin banyak, pelayanan kesehatan semakin baik, mutu pendidikan semakin oke, rakyat patut bergembira,”

“Rakyat mana yang patut bergembira,” tanya Kajong.”Kenaikan jumlah APBD-APBN itu setiap tahun terjadi, bukan baru tahun ini. Tapi tidak serta-merta semuanya jadi semakin baik,”

“Wah itu namanya pesimistis,” protes Tamong.”Bukan pesimis, tapi belajar dari pengalaman. Semenjak Reformasi di gulirkan tahun 1998 dan desetralisasi secara massif dilakukan, semua daerah tingkat provinsi maupun kabupaten/kota berlomba-lomba menggenjot APBD-nya, baik itu dengan menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun dana dari pusat,”

“Tapi kenaikan-kenaikan APBD itu tidak serta merta mendongkrak kesejahteraan masyarakat. Justru yang pasti ikut meningkat itu jumlah kepala daerah/wakil kepala daerah serta pegawai pemerintah yang terlibat korupsi,”

“Jangan asal ngomong. Nanti kamu dituntut,” sergah Tamong.”Saya bukan asal ngomong. Kemendagri sendiri yang menyebutkan sampai akhir 2014 saja sudah 325 kepala dan wakil kepala daerah yang terjerat kasus korupsi. Sejak penerapan otonomi daerah sekitar 70 persen kepala dan wakil kepala daerah diseret ke meja hijau,” (Jpnn.com, 15-2)

“Itu belum termasuk pegawai pemerintah yang jumlah-nya lebih banyak. Sedikitnya 1.221 nama pegawai pemerintah terjerat kasus korupsi. Itu baru sampai 2014, ini sudah tahun 2016 pasti lebih banyak lagi jumlahnya karena APBD-APBN terus naik,”

“Percuma APBD-APBN naik setiap tahun, jika korupsi juga naik setiap tahun. Wajar juga kesejahteraan rakyat itu selalu masuk perencanaan pemerintah. Rencananya di-sejahtera-kan. T-E-R-L-A-L-U,” ujar Tamong menirukan suara Raja Dangdut Rhoma Irama. (*)