oleh

47 Pejabat Digembleng Jadi Pemimpin Adaptif

Harianpilar.com,Bandarlampung- Pemerintah Provinsi Lampung mulai menyiapkan pemimpin birokrasi masa depan. Sebanyak 47 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga kementerian mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIV Tahun 2026 yang resmi dibuka di Gedung Pusiban, Selasa (14/7).

Pelatihan yang berlangsung hingga 13 November 2026 itu mengusung tema “Kepemimpinan Adaptif untuk Mendukung Transformasi Tata Kelola Lingkungan Berkelanjutan”, sebagai upaya mencetak pemimpin birokrasi yang mampu menghadapi tantangan disrupsi global, transformasi digital, dan perubahan iklim.

Mewakili Gubernur Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menegaskan birokrasi saat ini tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi harus menjadi motor perubahan yang inovatif dan mampu menghasilkan kebijakan yang berdampak bagi masyarakat.

“Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki kemampuan berpikir strategis, membangun kolaborasi, membaca perubahan, serta menghadirkan solusi yang adaptif dan berkelanjutan,” ujar Marindo.

Menurutnya, pembangunan Lampung menuju visi Indonesia Emas 2045 harus dibarengi dengan tata kelola pemerintahan yang mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Karena itu, setiap peserta dituntut menghasilkan proyek perubahan yang tidak berhenti sebagai dokumen administratif, melainkan dapat diterapkan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN), Army Winarty, menegaskan isu lingkungan kini menjadi bagian dari agenda utama pembangunan nasional.

Menurutnya, perubahan iklim telah berdampak langsung terhadap ketahanan pangan, kesehatan, energi, hingga keamanan manusia. Karena itu, birokrasi dituntut meninggalkan pola kerja sektoral dan beralih pada kepemimpinan yang kolaboratif, inovatif, serta berbasis data.

“Birokrasi masa depan tidak membutuhkan pemimpin yang nyaman dengan rutinitas, tetapi pemimpin yang berani berinovasi dan memimpin transformasi menuju tata kelola pemerintahan kelas dunia,” tegas Army.

Melalui PKN Tingkat II ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap lahir pemimpin-pemimpin birokrasi yang adaptif, responsif terhadap perubahan, sekaligus mampu memperkuat daya saing daerah di tengah tantangan global. (*)

Komentar