Harianpilar, com. Way Kanan – Persiapan keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Way Kanan untuk musim haji 2026 menunjukkan progres yang sangat signifikan. Sebanyak 224 jemaah asal Bumi Ramik Ragom dipastikan telah merampungkan seluruh proses administrasi dan siap diberangkatkan pada awal Mei mendatang.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (PHU) Kabupaten Way Kanan, Ali Sholihin, menjelaskan total jemaah tahun ini didominasi oleh kaum perempuan.
“Total jemaah tahun ini berjumlah 224 orang, terdiri dari 98 jemaah laki-laki dan 126 jemaah perempuan. Selain itu, rombongan akan didampingi oleh satu orang Petugas Haji Daerah (PHD),” ujar Ali Sholihin, Selasa (7/4/2026).
Dia menjelaskan terkait skema keberangkatan, jemaah asal Way Kanan akan terbagi ke dalam enam rombongan. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, mereka tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) JKG 18.
“Kloter ini merupakan gabungan dari tiga kabupaten, yakni Kabupaten Way Kanan, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), dan Kabupaten Mesuji. Sesuai jadwal, Kloter JKG 18 akan mulai diberangkatkan menuju embarkasi pada tanggal 6 Mei 2026,” jelasnya.
Menurutnya musim haji kali ini memberikan pengalaman yang jauh lebih mudah bagi jemaah dalam urusan birokrasi. Sebab, seluruh proses, mulai dari pemberkasan pendaftaran, dokumen kependudukan, hingga penerbitan paspor, berjalan tanpa kendala berarti.
“Kelancaran ini merupakan buah dari dukungan penuh pemerintah daerah serta sinergitas yang kuat bersama Kantor Imigrasi Kotabumi. Pihak Imigrasi telah memberikan pelayanan luar biasa dengan memfasilitasi pembuatan paspor bagi seluruh jemaah Way Kanan secara kolektif,” jelasnya.
Dengan tuntasnya urusan dokumen administrasi, pihak Kemenag kini mengimbau para jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan. Fokus utama saat ini adalah persiapan fisik dan pemantapan manasik haji.
“Karena urusan dokumen sudah selesai 100 persen, kami berharap jemaah kini bisa lebih tenang dan fokus pada persiapan fisik serta pendalaman materi manasik, agar nantinya dapat menjalankan ibadah dengan sempurna di Tanah Suci,” pungkas Ali.
Keberangkatan tahun 2026 ini diharapkan menjadi momentum peningkatan kualitas pelayanan haji bagi masyarakat Way Kanan, seiring dengan semakin efektifnya koordinasi antarinstansi terkait. (Rls)









