Harianpilar, com. Bandarlampung- Bawaslu Provinsi Lampung menerima kunjungan mahasiswa dari Universitas Lampung (Unila) dalam rangka pelaksanaan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Senin (23/2), di Kantor Bawaslu Provinsi Lampung.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama antara lembaga pengawas pemilu dan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar di luar kampus, khususnya di lingkungan lembaga pengawasan demokrasi.
Kepala Bagian Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Lampung, Achmad Sutiono, menyampaikan bahwa program MBKM memberikan ruang luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja.
“Program ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung bagaimana sistem kerja di lembaga, termasuk di Bawaslu. Mahasiswa tidak hanya belajar teori di bangku kuliah, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik yang akan memperkaya wawasan dan keterampilan mereka,” ujar Achmad.
Ia menjelaskan, salah satu program utama MBKM adalah pelaksanaan aktivitas pembelajaran di luar perguruan tinggi, seperti magang atau praktik kerja di instansi pemerintahan maupun industri. Melalui magang di Bawaslu Provinsi Lampung, mahasiswa akan diperkenalkan pada berbagai tugas dan fungsi kelembagaan, terutama dalam pengawasan tahapan pemilu dan pemilihan.
Menurut Achmad, kehadiran mahasiswa Unila juga diharapkan membawa energi positif bagi lingkungan kerja Bawaslu. Interaksi antara mahasiswa dan pegawai dinilai mampu menciptakan ruang diskusi yang produktif, khususnya dalam membahas isu-isu kepemiluan dan demokrasi.
“Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Tidak hanya untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga untuk menggali pengalaman, memperluas jejaring, serta memahami dinamika pengawasan pemilu secara lebih mendalam,” tambahnya.
Program MBKM ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga penyelenggara pemilu dalam membangun ekosistem demokrasi yang partisipatif dan berintegritas di Provinsi Lampung. (Ramona)









