oleh

Futsal Porwanas Uji Kekuatan Lawan Bhayangkara FC

Harianpilar.com, Bandar Lampung – Dua karakter permainan berbeda bertemu dalam satu lapangan. Tim Futsal Porwanas PWI Lampung menguji kekuatan menghadapi Tim Mini Soccer Bhayangkara FC dalam laga uji coba di Lapangan Mini Soccer Polda Lampung, Sabtu (12/9/2026) pagi.

Pertandingan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Meski berstatus laga uji coba, kedua tim tampil serius dan saling menguji kemampuan.

Tim Futsal Porwanas PWI Lampung mengandalkan permainan cepat dengan ciri khas futsal. Operan pendek, satu-dua sentuhan dan pergerakan tanpa bola menjadi senjata untuk membongkar pertahanan Bhayangkara FC.

Dalam ruang permainan yang relatif sempit, para pemain futsal terlihat leluasa mengembangkan kombinasi. Kontrol bola rapat dan perubahan arah serangan membuat barisan pertahanan Bhayangkara FC beberapa kali harus bekerja keras menutup ruang.

Sebaliknya, Bhayangkara FC memanfaatkan karakter lapangan mini soccer yang lebih luas. Lebar lapangan menjadi ruang bagi pemain untuk mengembangkan serangan dan mengalirkan bola dengan umpan-umpan panjang.

Jual beli serangan pun tak terhindarkan.

Ketika Tim Futsal Porwanas mencoba menusuk melalui kombinasi umpan pendek, pemain Bhayangkara FC segera mempersempit ruang. Sebaliknya, saat Bhayangkara FC membangun serangan dari area yang lebih luas, pemain futsal harus bekerja ekstra menjaga keseimbangan pertahanan.

Sejumlah peluang tercipta sepanjang babak pertama. Tembakan jarak dekat, serangan cepat dan bola silang beberapa kali mengancam gawang kedua tim.

Namun, ketangguhan para penjaga gawang membuat skor tetap bertahan. Hingga peluit tanda berakhirnya babak pertama dibunyikan, kedudukan masih 0-0.

Bagi Tim Futsal Porwanas PWI Lampung, pertandingan tersebut bukan sekadar mencari kemenangan. Laga menghadapi tim dengan karakter berbeda menjadi bagian dari proses evaluasi sekaligus persiapan menghadapi persaingan di Porwanas.

Penanggung Jawab Futsal Porwanas PWI Lampung, Herman Afrigal, mengatakan agenda uji coba akan terus digelar secara rutin. Lawan yang dihadapi pun tidak terbatas pada tim futsal, tetapi juga tim mini soccer.

“Pertandingan uji coba ini terus dilakukan, baik dengan tim futsal maupun mini soccer,” kata Herman.

Menurutnya, menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda penting untuk mengukur kemampuan para pemain sekaligus menemukan formula permainan yang paling tepat.

Intensitas pertandingan juga ditargetkan meningkat menjelang pelaksanaan Porwanas.

“Terlebih di bulan Januari nanti, kami bisa menargetkan seminggu sekali,” ujarnya.

Herman mengakui tim masih menghadapi sejumlah kendala, terutama berkaitan dengan sarana dan prasarana. Namun, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan persiapan.

Selain peningkatan kondisi fisik, tim terus mematangkan formasi dan strategi agar lebih siap menghadapi pertandingan resmi.

“Saat ini kekurangan kami di sarana dan prasarana. Selain itu untuk formasi pertandingan terus kami lakukan taktik,” katanya.

Mengenai target prestasi, Herman memilih bersikap realistis. Namun, target memperbaiki pencapaian dari ajang sebelumnya tetap menjadi motivasi tim.

“Target kami tidak muluk-muluk. Bisa lebih meningkat dari tahun sebelumnya kami sudah bersyukur. Bahkan kami menargetkan lebih,” ujarnya.

Hasil imbang 0-0 menjadi gambaran bahwa masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan Tim Futsal Porwanas PWI Lampung. Uji coba akan terus dimanfaatkan untuk mengasah fisik, memperkuat koordinasi, memperbaiki taktik dan membangun mental bertanding.

Futsal mengandalkan kecepatan dan kombinasi pendek. Mini soccer menguji fisik dan keluasan permainan. Dari duel dua gaya inilah Tim Porwanas PWI Lampung terus ditempa menuju panggung persaingan yang sesungguhnya. (Ramona)

Komentar