oleh

Di Tengah Ketidakpastian Erupsi GAK dan Kekeringan, Karang Taruna Lampung Dirikan Posko Waspada Bencana

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Di tengah ketidakpastian aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) dan kondisi kekeringan akibat musim kemarau, Karang Taruna Provinsi Lampung mendirikan Posko Kewaspadaan Bencana di Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan.

Posko tersebut menjadi langkah lanjutan setelah organisasi kepemudaan ini selama sepekan terakhir aktif membagikan masker kepada masyarakat yang terdampak abu erupsi.

Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, mengatakan, posko itu sebagai bentuk komitmen organisasi untuk terus hadir ditengah-tengah warga. “Posko yang kita dirikan ini diisi berbagai kegiatan. Mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian susu dan biskuit, pembagian masker, hingga sosialisasi kewaspadaan bencana pada masyarakat,” ujar Wahrul di sela-sela kegiatan di posko tersebut, Sabtu (12/9).

Ia menambahkan, kegiatan serupa tidak hanya berlangsung di posko, melainkan juga digelar di sekolah-sekolah yang terdampak. “Kita ingin masyarakat tetap tenang menghadapi ketidakpastian erupsi GAK ini. Tapi juga perlu kewaspadaan,” tegasnya.

Kegiatan ini direncanakan berlangsung beberapa hari ke depan agar menjangkau masyarakat lebih luas, termasuk di pasar dan pengguna jalan lintas Sumatera, serta diupayakan menjangkau warga di kepulauan seperti Pulau Sebesi.

Selain layanan kesehatan dan sosialisasi, Posko Waspada Bencana Karang Taruna Lampung memperluas jangkauan dengan menyalurkan air bersih gratis kepada warga yang mengalami kesulitan akses air akibat musim kemarau.

Mulai Minggu (13/9), para relawan membagikan air dari beberapa mobil tangki kepada warga di wilayah Kecamatan Bakauheni yang antre membawa jerigen, drum, dan ember. Warga tampak antusias mengisi wadah mereka di tepi jalan dekat pemukiman.

Menurut Wahrul, distribusi air bersih ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan. “Kami hadir untuk meringankan beban warga yang kesulitan air bersih. Kita distribusikan ke lokasi warga yang paling membutuhkan,” katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya berkoordinasi dengan aparat desa dan tokoh masyarakat setempat agar penyaluran berjalan tertib dan merata.

“Harapannya, air bersih ini bisa membantu kebutuhan sehari-hari warga, terutama untuk minum dan keperluan rumah tangga,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan langsung dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna Budisatrio Djiwandono. “Pak Gubernur Lampung dan Ketua Umum Karang Taruna sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini,” pungkas Wahrul.

Warga yang menerima bantuan mengaku lega. Ibu Sopiah mengatakan, “Kami sangat terbantu dengan air yang disalurkan Karang Taruna Lampung ini.” Ia mengakui, selama beberapa waktu terakhir warga kesulitan mendapatkan air bersih karena sudah lama tidak ada hujan.

Warga lainnya, Rozi, menyampaikan hal serupa. “Kami warga memang sangat merasakan dampak dari musim kemarau dan abu vulkanik Gunung Krakatau ini. Alhamdulillah dengan kehadiran dan layanan Karang Taruna Lampung kami bisa terbantu,” ujarnya.

Dengan berbagai layanan yang dijalankan, Posko Kewaspadaan Bencana Karang Taruna Provinsi Lampung diharapkan dapat terus memberikan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang menghadapi ketidakpastian erupsi GAK sekaligus dampak kekeringan.(*)

Komentar