Harianpilar.com, Bandarlampung-
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung membidik sejarah baru dengan menargetkan gelar juara pada cabang olahraga futsal dalam ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027.
Futsal ditetapkan sebagai cabang prioritas menyusul rekam jejak prestasinya yang konsisten pada helatan Porwanas sebelumnya.
Menghadapi kompetisi mendatang, PWI Lampung menyiapkan dua tim futsal yang terbagi dalam kelompok usia 27–39 tahun dan 40 tahun ke atas. Tahapan seleksi kini tengah bergulir untuk menjaring wartawan yang tidak hanya kompeten di media, tetapi juga memiliki ketangkasan bertanding di lapangan.
”Tujuan seleksi ini adalah agar kita benar-benar merekrut wartawan yang profesional di bidangnya, sekaligus memiliki keahlian di bidang olahraga,” ujar Ketua Harian Porwanas 2027, Supriyadi Alfian.
Selain futsal, seleksi tahap awal telah berlangsung untuk cabang catur, domino, tenis meja, dan karaoke. Sementara itu, tujuh cabang lainnya akan menyusul dalam waktu dekat.
Secara keseluruhan, Porwanas 2027 bakal mempertandingkan 13 cabang—terdiri dari 11 cabang olahraga, satu cabang karaoke, serta satu karya jurnalistik—dengan total 71 medali emas yang diperebutkan.
Supriyadi optimistis seluruh cabang berpeluang menyumbang medali bagi kontingen Lampung, termasuk mini soccer, biliar, dan karaoke. Usai proses seleksi, para penanggung jawab cabang olahraga diminta langsung menggenjot porsi latihan para atlet.
Berstatus sebagai tuan rumah, PWI Lampung bertekad melampaui pencapaian Porwanas sebelumnya yang menempatkan Lampung di peringkat ketujuh nasional.
”Target resmi berada di Ketua PWI, namun secara pribadi saya berharap kita minimal bisa masuk tiga hingga lima besar. Sangat bersyukur jika berkat perjuangan dan doa bersama, kita mampu keluar sebagai juara umum,” kata Supriyadi.
Ajang Porwanas 2027 mendatang akan terintegrasi langsung dengan rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2027 yang dipusatkan di Lampung. Puncak perhelatan besar ini diharapkan turut dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.(*)










Komentar