Harianpilar.com, Bandarlampung – Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung, Herman Indratmo, melakukan kunjungan ke tiga rumah sakit mitra di Kota Bandar Lampung, Kamis (6/8/2026), guna memastikan kualitas pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan optimal. Tiga rumah sakit yang dikunjungi yakni RS Hermina Lampung, RS Bumi Waras, dan RS Graha Husada.
Kunjungan dimulai di RS Hermina Lampung sekitar pukul 10.30 WIB. Herman bersama jajaran disambut Direktur RS Hermina, dr. Ali Reza, beserta manajemen rumah sakit. Setibanya di lokasi, Herman langsung menyapa peserta JKN yang tengah mengantre di lobi pendaftaran, berdialog dengan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD), hingga meninjau ruang rawat inap dan fasilitas pelayanan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Herman meminta peserta JKN tidak ragu menyampaikan keluhan kepada petugas BPJS yang bertugas di rumah sakit.
“Kalau ada apa-apa dengan keluhan, jangan segan-segan untuk menanyakan langsung kepada petugas BPJS kita yang berada di rumah sakit. Nah ini petugas kita,” ujar Herman saat memperkenalkan petugas BPJS kepada para pasien.
Ia mengatakan, kunjungan dilakukan secara rutin setiap bulan untuk memastikan seluruh peserta memperoleh pelayanan terbaik.

“Kunjungan ini bertujuan memastikan pelayanan kesehatan berjalan baik. Alhamdulillah, di RS Hermina sudah ada layanan antar obat kepada pasien. Kami berharap inovasi seperti ini bisa diterapkan rumah sakit lain melalui kerja sama dengan jasa pengiriman, karena layanan antar obat dapat menjadi solusi bagi peserta JKN. Kunjungan ini juga dilakukan secara rutin setiap bulan untuk memastikan pelayanan Program JKN semakin baik,” kata Herman.
Usai dari RS Hermina, rombongan melanjutkan kunjungan ke RS Bumi Waras sekitar pukul 11.30 WIB. Herman disambut Direktur RS Bumi Waras, dr. Arief Yulizar, MARS, beserta jajaran manajemen.
Di rumah sakit tersebut, Herman kembali menyapa pasien dan mengevaluasi sejumlah aspek pelayanan, mulai dari antrean pendaftaran, layanan rawat jalan dan rawat inap, pemanfaatan aplikasi JKN, kepastian jadwal praktik dokter, hingga waktu tunggu pelayanan farmasi.
Menurut Herman, kunjungan rutin tersebut merupakan bagian dari komitmen BPJS Kesehatan untuk terus meningkatkan mutu pelayanan di seluruh fasilitas kesehatan mitra.

Setelah berdialog dengan manajemen rumah sakit, Herman meninjau instalasi farmasi untuk memastikan tidak terjadi antrean panjang dalam penyerahan obat kepada pasien. Ia juga menyempatkan diri berbincang dengan peserta JKN yang tengah menunggu obat.
Salah seorang peserta Program JKN, Siti Aminah (46), yang ditemui saat kunjungan mengaku puas atas pelayanan yang diterimanya. Menurutnya, proses pendaftaran hingga mendapatkan layanan dokter berjalan lancar, sementara petugas rumah sakit maupun BPJS Kesehatan memberikan pelayanan yang ramah dan responsif.
“Alhamdulillah, selama menggunakan BPJS Kesehatan saya merasa sangat terbantu. Pelayanannya baik, petugasnya ramah, dan prosesnya juga tidak berbelit-belit. Hari ini saya juga melihat langsung Kepala BPJS datang mengecek pelayanan, jadi kami sebagai pasien merasa lebih diperhatikan,” ungkapnya.
Peserta JKN lainnya, Ahmad Fauzi (54), juga berharap kegiatan monitoring seperti itu terus dilakukan agar kualitas pelayanan di rumah sakit semakin meningkat.
“Kalau ada kekurangan bisa langsung kami sampaikan. Mudah-mudahan pelayanan JKN ke depan semakin baik dan masyarakat semakin nyaman berobat menggunakan BPJS Kesehatan,” katanya.
Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke RS Graha Husada sebagai rumah sakit ketiga yang dikunjungi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi lapangan BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung dalam memastikan standar pelayanan JKN terus meningkat di seluruh rumah sakit mitra, sehingga peserta mendapatkan pelayanan yang cepat, mudah, dan berkualitas.
Kunjungan ke tiga rumah sakit tersebut sekaligus menegaskan komitmen BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung untuk terus hadir di lapangan, mendengar langsung masukan dari peserta, serta mendorong rumah sakit mitra memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta Program JKN. (Ramona).










Komentar