oleh

Dari Pengacara Rakyat, WFS Menuju Ketua Karang Taruna

Harianpilar.com, Bandarlampung- Jelang Temu Karya Karang Taruna Provinsi Lampung yang dijadwalkan berlangsung pada 7–8 Agustus 2026, calon Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, menegaskan komitmennya untuk menjadikan organisasi kepemudaan nasional ini sebagai sarana utama pengembangan potensi generasi muda lokal.

​Anggota DPRD Provinsi Lampung tersebut mengungkapkan bahwa prioritas utamanya adalah mencetak pemuda berkarakter tangguh, berpengetahuan luas, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi di tengah masyarakat.

​”Kedepan kita ingin menjadikan karang taruna sebagai tempat bagi kaum muda untuk berkembang baik dari segi karakter, pengetahuan dengan semangat sebagai pejuang,” ujar Wahrul yang dikenal dengan julukan pengacara rakyat ini, Rabu (5/8/2026).

​Wahrul menekankan bahwa visi yang dibawanya sejalan dengan fondasi dasar pembentukan Karang Taruna, yakni merawat nilai kepedulian sosial dan gotong royong. Menurutnya, pemuda Lampung harus tetap memegang teguh identitas kebangsaan di era modern.

​”Semangatnya adalah agar para pemuda khususnya di Provinsi Lampung tumbuh subur semangat gotong royongnya sebagai identitas bangsa Indonesia,” tuturnya.

​Guna mewujudkan gagasan tersebut, pihak Wahrul telah menyiapkan seperangkat rumusan program kerja yang berorientasi pada keberlanjutan. Fokus program difokuskan pada tiga pilar utama, yaitu peningkatan kapasitas kader, penguatan karakter diri, serta pendampingan dan advokasi sosial langsung di tingkat tapak.

​Ia berharap Karang Taruna Lampung mampu memosisikan diri sebagai wadah konsolidasi yang responsif terhadap keluhan warga. Organisasi ini diharapkan hadir memberi solusi riil saat masyarakat di akar rumput menghadapi berbagai permasalahan sosial.

​”Jadi Karang Taruna akan mencoba terlibat dalam persoalan-persoalan yang dihadapi rakyat, sehingga dapat menjadi pilihan bagi rakyat untuk mencari jalan keluar,” jelasnya.

​Menutup pernyataannya, Wahrul menegaskan kesiapannya untuk membawa perubahan signifikan pada arah gerakan kepemudaan daerah jika diberi amanah memimpin.

​”Sekali lagi, saya akan bekerja semaksimal mungkin demi generasi muda yang berkarakter, berbudaya, berpengetahuan, dan berjiwa seperti kesatria,” tegas Wahrul.(Irul)