oleh

Kejar Perlindungan Kesehatan Menyeluruh, BPJS Kesehatan Bandar Lampung Fokus Aktifkan Peserta JKN

 Harianpilar.com,  Bandar Lampung – Mendaftarkan masyarakat sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saja belum cukup. Tantangan berikutnya adalah memastikan setiap peserta tetap aktif sehingga dapat memperoleh layanan kesehatan kapan pun dibutuhkan. Hal inilah yang kini menjadi fokus utama BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung dalam mempercepat terwujudnya Universal Health Coverage (UHC).

Hingga 1 Juni 2026, cakupan kepesertaan JKN di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung telah mencapai 96,53 persen atau sebanyak 3.711.995 jiwa dari total penduduk 3.845.315 jiwa. Angka tersebut semakin mendekati target nasional sebesar 98 persen.

Namun, tingkat keaktifan peserta masih berada di angka 74,76 persen, sehingga diperlukan upaya bersama untuk meningkatkan peserta aktif hingga minimal 80 persen.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung, Herman Indratmo, mengatakan bahwa indikator keberhasilan program JKN saat ini tidak hanya diukur dari banyaknya masyarakat yang telah terdaftar, tetapi juga dari kepesertaan yang aktif.

“Perlindungan kesehatan baru benar-benar dirasakan ketika kepesertaan JKN dalam kondisi aktif. Karena itu, selain terus memperluas cakupan kepesertaan, kami juga mengajak seluruh peserta untuk memastikan status kepesertaannya tetap aktif sehingga pelayanan kesehatan dapat diakses tanpa hambatan,” kata Herman.

Menurutnya, masih terdapat sekitar 56.414 jiwa yang perlu didaftarkan agar wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung mencapai target UHC 98 persen. Sementara untuk memenuhi target keaktifan minimal 80 persen, masih diperlukan peningkatan sekitar 201.603 peserta aktif.

Herman menjelaskan, keberhasilan meningkatkan keaktifan peserta memerlukan dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, badan usaha hingga masyarakat. Edukasi mengenai pentingnya membayar iuran tepat waktu bagi peserta mandiri dan pembaruan data peserta juga terus dilakukan agar pelayanan JKN semakin optimal.

“Program JKN merupakan bentuk gotong royong nasional. Semakin banyak peserta yang aktif, semakin kuat pula sistem jaminan kesehatan kita dalam memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat. Karena itu kami terus membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepesertaan aktif,” ujarnya.
Ia menambahkan, sejumlah daerah di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung telah menunjukkan capaian yang baik. Lampung Selatan bahkan telah melampaui target keaktifan peserta, sementara kabupaten/kota lainnya terus didorong agar dapat mengejar target yang telah ditetapkan.

“Harapan kami, seluruh masyarakat tidak hanya menjadi peserta JKN, tetapi juga menjaga kepesertaannya tetap aktif. Dengan begitu, ketika membutuhkan pelayanan kesehatan, masyarakat tidak perlu khawatir karena manfaat JKN dapat langsung digunakan,” tutup Herman. (Ramona).

Komentar