Harianpilar.com, Lampung Selatan – Warga Desa Sumbernadi, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas (anonim) di kawasan pesisir laut, Selasa (7/7/2026) siang. Jenazah kemudian dievakuasi oleh petugas gabungan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di RSUD Bob Bazar Kalianda.
Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel Polsek Penengahan yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Teguh Noviardi, S.H. bersama Tim INAFIS Polres Lampung Selatan segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi awal.
Proses evakuasi dilakukan bersama personel Pemadam Kebakaran Kecamatan Ketapang dan warga setempat menggunakan perahu mengingat posisi jenazah berada di bibir pantai yang sulit dijangkau kendaraan darat. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda guna menjalani pemeriksaan forensik (Visum et Repertum) serta proses identifikasi lebih lanjut.
Kapolsek Penengahan IPTU Donal Afriansyah, S.H., M.H. mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat mengenai penemuan jenazah tersebut.
“Begitu menerima informasi dari warga, personel kami bersama Tim INAFIS langsung menuju lokasi untuk mengamankan TKP, melakukan identifikasi awal, dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit agar dapat dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh,” ujar IPTU Donal Afriansyah.
Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui sehingga penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap identitas maupun penyebab pasti kematian korban.
“Seluruh proses penanganan dilakukan sesuai prosedur. Kami juga mengumpulkan keterangan para saksi dan melakukan koordinasi dengan Tim Forensik sebagai bagian dari proses penyelidikan,” lanjutnya.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga laki-laki dalam beberapa hari terakhir agar segera menghubungi Polsek Penengahan atau Polres Lampung Selatan untuk membantu proses pencocokan identitas.
“Apabila ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, kami berharap segera melapor kepada kepolisian. Informasi dari masyarakat sangat membantu dalam mempercepat proses identifikasi jenazah,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan identifikasi forensik untuk mengetahui identitas korban serta penyebab kematiannya. Polisi juga terus melakukan pendalaman dengan mengumpulkan informasi dari berbagai pihak.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah pertama kali ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB oleh seorang warga bernama Mujamil yang sedang mencari rebon (udang kecil) di pesisir Dusun 2 Mekar Jaya, Desa Sumbernadi. Saat melihat sesosok laki-laki dalam kondisi terlentang di bibir pantai, saksi kemudian melaporkan temuannya kepada Kepala Desa Sumbernadi, yang selanjutnya diteruskan kepada Polsek Penengahan untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. (Rls)










Komentar