Harianpilar.com, Bandarlampung – Gurita bisnis milik pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, PT Rans Entertainment Indonesia Tbk, secara resmi bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO).
Perusahaan hiburan berbasis digital ini melepas sebanyak-banyaknya 2,525 miliar lembar saham baru atau setara dengan 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Dalam prospektus ringkas yang diterbitkan perseroan, saham dengan kode emiten RANS ini ditawarkan kepada publik pada rentang harga Rp135 hingga Rp170 per lembar. Dengan skema harga tersebut, perusahaan yang dirintis dari konten digital keluarga ini berpotensi meraup dana segar dari pasar modal hingga mencapai Rp429,25 miliar pada batas atas harga penawaran.
Manajemen RANS mengumumkan jadwal masa penawaran umum akan berlangsung mulai tanggal 2 hingga 8 Juli 2026. Jika seluruh proses administrasi berjalan mulus, pencatatan perdana saham RANS di papan perdagangan Bursa Efek Indonesia ditargetkan terealisasi pada 10 Juli 2026, dengan menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Mengenai rencana penggunaan dana, manajemen mengalokasikan porsi terbesar, yakni sekitar 37,61 persen, untuk membiayai belanja operasional penyelenggaraan konser musik berskala besar yang mendatangkan artis lokal maupun internasional. Langkah ini diambil guna memperkuat lini bisnis live entertainment yang kembali bergeliat pascapandemi.
Selanjutnya, sekitar 19,80 persen dana hasil IPO bakal digelontorkan untuk mengeksekusi rencana akuisisi strategis berupa pengambilalihan 51 persen kepemilikan saham pada PT Rans Kosmetika Indonesia yang memayungi produk kecantikan merek Slavina. Tidak hanya itu, RANS juga mencadangkan 18,64 persen dana publik untuk pembangunan Cipungland, sebuah proyek wahana bermain dan edukasi anak yang direncanakan hadir di beberapa kota besar di Indonesia.
Guna memperkuat relevansi bisnis di era digital modern, RANS mengalokasikan 8,15 persen dana untuk ekspansi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) melalui pembentukan usaha patungan bersama PT Feedloop Global Teknologi. Sisa dana publik lainnya akan dimanfaatkan untuk melunasi seluruh sisa pokok utang perusahaan di Bank Negara Indonesia sebesar 6,98 persen, serta mempertebal modal kerja di sejumlah anak usaha ritel seperti PT Rans Nikmat Sejahtera.
Meski kedatangan emiten berbasis figur publik ini memicu antusiasme tinggi di kalangan investor ritel, para analis pasar modal mengingatkan publik untuk tetap mencermati fundamental perusahaan secara rasional. Sorotan tajam tertuju pada fluktuasi kinerja keuangan RANS yang sempat mencatatkan penurunan tren pendapatan di beberapa lini akibat proses penyesuaian bisnis selama tiga tahun terakhir.
Selain itu, investor diminta mengantisipasi risiko konsentrasi reputasi, mengingat nilai komersial terbesar dari portofolio bisnis PT Rans Entertainment Indonesia Tbk secara fundamental masih sangat bertumpu pada pesona dan nama besar Raffi Ahmad serta Nagita Slavina sebagai tokoh utama.(*)









Komentar