oleh

Nobar Timnas, Pemprov Lampung Perkuat Kebersamaan dan UMKM

Harianpilar.com, Bandarlampung- Nonton bareng (nobar) pertandingan Tim Nasional Indonesia yang digelar Pemerintah Provinsi Lampung tidak sekadar menjadi ajang hiburan dan dukungan bagi skuad Garuda. Kegiatan yang berlangsung di PKOR Way Halim, Senin (22/6/2026), juga menjadi momentum menggerakkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Pelaksanaan nobar tersebut merupakan tindak lanjut surat edaran Menteri Dalam Negeri yang mendorong pemerintah daerah menggelar kegiatan kebersamaan bersama masyarakat. Ribuan warga tampak memadati lokasi acara dan berbaur dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pejabat Pemprov Lampung, hingga pimpinan Bank Lampung.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan kegiatan nobar menjadi sarana membangun kedekatan antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana yang santai namun penuh makna.

“Alhamdulillah Pemerintah Provinsi Lampung perdana melaksanakan nonton bareng sebagai tindak lanjut surat edaran Bapak Menteri Dalam Negeri. Harapan kita dengan adanya nonton bareng ini, yang pertama kita ikut berbaur dan merasakan kegembiraan bersama-sama menyaksikan pertandingan sepak bola antara pemerintah, pejabat pemerintah provinsi, dan masyarakat,” ujar Marindo.

Menurutnya, semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut menjadi modal sosial penting dalam membangun daerah. Pemerintah tidak hanya hadir sebagai penyelenggara, tetapi juga ikut merasakan euforia dan kebanggaan bersama masyarakat dalam mendukung Timnas Indonesia.

Selain itu, keberadaan puluhan pelaku UMKM di sekitar lokasi nobar turut memberikan warna tersendiri. Berbagai produk kuliner dan minuman laris diburu pengunjung yang memadati area acara.

“Kita lihat di kanan kiri juga ada UMKM yang hadir di sini. Tentunya harapannya UMKM bisa bergeliat dan roda ekonominya bisa berputar,” katanya.

Marindo menegaskan, kegiatan nobar merupakan salah satu bentuk stimulus ekonomi yang sengaja dirancang untuk memberi ruang bagi pelaku UMKM memperluas pasar dan meningkatkan omzet usaha.

“Ini hanya trigger, hanya stimulan saja. Bagaimana kita memastikan UMKM kita selalu tumbuh. UMKM adalah tulang punggung ekonomi bagi pemerintah daerah. Kita tahu bahwa di situasi apa pun, ketika UMKM-nya kuat, maka insyaallah ekonomi daerah itu akan lebih kuat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Nobar, Yuliardi, mengungkapkan antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi sinyal positif untuk melanjutkan kegiatan serupa pada kesempatan berikutnya.

“Untuk sementara yang sudah dipastikan, Pak Kadis Perindag akan mengadakan kegiatan setiap hari Rabu di kantornya,” ujarnya.

Yuliardi mengatakan pemerintah akan terus mengevaluasi dan mengembangkan konsep kegiatan yang mampu menggabungkan unsur hiburan, kebersamaan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kalau di sini insyaallah akan terus kita adakan, walaupun nanti situasional. Karena nonton bareng itu kan harus ramai-ramai, kalau yang ada tinggal satu dua orang tentu berbeda suasananya,” katanya.

Ia menambahkan, peluang penyelenggaraan kegiatan serupa di lokasi lain yang menjadi pusat aktivitas UMKM juga terbuka lebar, dengan mempertimbangkan tingkat partisipasi dan kebutuhan masyarakat.

“Karena ini masih satu bulan, nanti kita dinamis melihat animo masyarakat juga,” pungkasnya.

Kegiatan nobar yang awalnya hanya ditujukan sebagai wadah menonton bersama pertandingan Timnas Indonesia kini berkembang menjadi instrumen sosial dan ekonomi.

Di tengah semangat mendukung Garuda, pelaku UMKM memperoleh peluang usaha, sementara masyarakat mendapatkan ruang interaksi yang memperkuat rasa kebersamaan. Sebuah formula sederhana yang menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus perekat sosial di Provinsi Lampung. (Ramona)

Komentar