Harianpilar.com, Bandar Lampung — Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Lampung menyoroti meningkatnya aksi kriminalitas jalanan di wilayah Lampung setelah insiden penembakan yang menewaskan anggota Polda Lampung, Brigpol Arya Supena, saat bertugas di kawasan Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (9/5).
Peristiwa tersebut dinilai menjadi alarm serius bagi aparat keamanan dan pemerintah daerah untuk memperkuat langkah pemberantasan begal serta pencurian kendaraan bermotor yang belakangan semakin meresahkan masyarakat.
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Lampung, Fahrorrozisuasana, menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Brigpol Arya Supena yang gugur ketika menjalankan tugas negara.
“Atas nama Fraksi Gerindra, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga diberikan ketabahan,” ujarnya.
Ia menilai tindakan kriminal bersenjata yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dari aparat penegak hukum menunjukkan bahwa pelaku kejahatan jalanan semakin nekat dan harus segera ditangani secara serius.
Menurut Fahrorrozi, aparat kepolisian perlu melakukan langkah cepat dalam mengungkap pelaku serta membongkar jaringan kejahatan yang terlibat dalam aksi begal dan curanmor di Lampung.
“Kami mendukung penuh aparat kepolisian untuk menindak tegas pelaku kriminal jalanan. Jangan sampai masyarakat terus hidup dalam rasa takut ketika beraktivitas,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Lampung, Ikhwan Fadil Ibrahim, mengatakan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat harus menjadi perhatian utama seluruh pihak.
Ia berharap ada peningkatan pengawasan di titik-titik rawan kejahatan, termasuk patroli rutin dan penguatan sistem keamanan lingkungan.
“Kriminalitas jalanan harus ditekan dengan langkah nyata dan terukur. Kehadiran aparat di lapangan sangat dibutuhkan agar masyarakat merasa aman,” ujar Ikhwan.
Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk ikut aktif menjaga lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan.
“Pemberantasan kriminalitas tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat. Dibutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat agar situasi keamanan di Lampung tetap kondusif,” tutupnya. (Ramona).










Komentar