oleh

Tim Visitasi PON 2032 Beri Sinyal Positif Kesiapan Venue di Metro dan Tuba

Harianpilar, com.Bandarlampung –Langkah Provinsi Lampung menuju tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 semakin mantap setelah Tim Visitasi Kesiapan memberikan sinyal positif terhadap dua lokasi strategis.

Koordinator Tim 1 Visitasi, Kolonel (Purn) Irfan Bachtiar, mengungkapkan bahwa sarana di Kota Metro dan Kabupaten Tulang Bawang memiliki potensi besar untuk memenuhi standar nasional sebagai venue pertandingan resmi.

​Berdasarkan hasil survei di Gedung Sesat Agung, Kota Metro, tim menemukan fasilitas yang sangat memadai untuk cabang olahraga bela diri, khususnya Kurash.

Gedung ini dinilai memiliki tata ruang yang fungsional dengan keberadaan ballroom besar yang diproyeksikan mampu menampung dua arena tanding atau field of play. Selain itu, tersedia pula ballroom kecil yang dinilai sangat ideal untuk digunakan sebagai area pemanasan atlet sebelum memasuki arena utama.

​Kesiapan Kota Metro semakin diperkuat dengan adanya fasilitas pendukung yang lengkap, mulai dari lantai basement yang luas hingga area parkir luar yang berdekatan dengan taman kota.

Keberadaan unit food court dan fasilitas sanitasi yang memadai juga menjadi nilai tambah bagi lokasi ini. Irfan menegaskan bahwa secara teknis, luasan dan seluruh fasilitas penunjang di Metro sudah memenuhi syarat untuk menyelenggarakan pertandingan bela diri di level nasional.
​
Sementara itu, untuk sektor olahraga dirgantara, tim memusatkan peninjauan di Lanud Pangeran M. Bun Yamin atau Astra Kestra di Tulang Bawang. Sebagai pangkalan udara aktif, lokasi ini dinilai sebagai tempat yang paling siap untuk menyelenggarakan cabang olahraga udara yang bersifat spesifik.

Meskipun saat ini landasan yang tersedia masih berupa landasan rumput atau grass strip, area tersebut dianggap sangat memungkinkan untuk menggelar nomor pertandingan terjun payung, terbang layang, hingga gantole.

​Irfan menambahkan bahwa basis militer yang dimiliki pangkalan udara tersebut sangat mendukung aspek teknis pertandingan udara, sehingga penyelenggara hanya perlu melengkapi beberapa kebutuhan pendukung tambahan.

Secara keseluruhan, tim visitasi menyimpulkan bahwa kedua lokasi tersebut masuk dalam kategori bagus dan telah memenuhi standar minimal venue pertandingan.

Segala kekurangan kecil yang ditemukan saat ini diyakini dapat diperbaiki dan ditingkatkan sebelum pelaksanaan PON 2032 dimulai, sehingga Lampung optimis mampu menyuguhkan infrastruktur terbaik bagi para atlet nasional.(*)