oleh

Dua Pelaku Curanmor Diamuk Massa, 1 Tewas dan 1 Luka

Harianpilar, com.Lampung Tengah . Dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) diamuk massa usai beraksi di wilayah Kampung Sri Agung, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, Sabtu (11/4/2026). Satu pelaku tewas dan satu lainnya terluka.

Aksi pelaku sempat diketahui warga, hingga keduanya berusaha melarikan diri ke arah berbeda. Namun nahas, kedua pelaku berhasil ditangkap oleh warga di lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara.

Pelaku yang ditangkap yakni RG (28) dan AS (22). RG berhasil diamankan dalam kondisi luka dan saat ini masih menjalani perawatan medis.

Sementara satu pelaku lainnya, AS meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di RSUD Demang Sepulau Raya akibat luka yang dideritanya.

Kapolsek Padang Ratu, AKP Edi Suhendra, menjelaskan, peristiwa curanmor terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di area Klinik Sri Agung Medika. Saat itu, sepeda motor milik korban, NA (25), yang terparkir di depan klinik, dicuri oleh pelaku dengan cara merusak kunci kontak menggunakan kunci letter T.

“Menindaklanjuti laporan masyarakat, kami langsung bergerak cepat ke TKP dan mengamankan pelaku dari amuk massa. Pelaku kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Kapolsek saat dikonfirmasi.

Dari pelaku, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik korban, dua kunci letter T, serta sepeda motor milik pelaku yang telah hangus terbakar akibat dibakar massa.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 477 KUHPidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana.

Edi mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.

“Serahkan setiap permasalahan hukum kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sesuai proseur yang berlaku,” katanya.

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Serahkan setiap permasalahan hukum kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sesuai prosedur yang berlaku,” pungkasnya. (Rls)