Harianpilar.com, Bandar Lampung – Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang anak yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kali Balok, Jalan Balok RT 26, Kelurahan Garuntang, Kota Bandar Lampung, Selasa (10/3). Korban bernama Davi (12) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan proses pencarian oleh tim penyelamat.
Laporan kejadian diterima oleh Basarnas Lampung pada pukul 14.40 WIB dari Aris, anggota Forum Rescue Relawan Lampung (FRRL). Menindaklanjuti informasi tersebut, tim rescue dari Kantor SAR Lampung segera diberangkatkan ke lokasi kejadian dengan membawa peralatan SAR seperti perahu karet dan perlengkapan selam.
Berdasarkan informasi di lapangan, peristiwa bermula saat korban bersama tiga temannya berenang di Sungai Kali Balok sekitar pukul 11.00 WIB. Namun sekitar pukul 13.30 WIB korban diduga mengalami kelelahan saat berenang hingga akhirnya tenggelam.
Korban diketahui merupakan warga Perumahan Griya Melati, Kelurahan Bumi Raya, Kecamatan Jati Agung. Komandan Tim Rescuer Basarnas di lokasi, Purnomo, mengatakan setelah tiba di lokasi tim segera melakukan koordinasi dengan keluarga korban serta unsur SAR gabungan sebelum memulai proses pencarian.
“Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan penyelaman di titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat. Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 16.45 WIB korban ditemukan sekitar 250 meter dari lokasi awal kejadian dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Purnomo dalam siaran persnya, Rabu (11/3/2026).
Selanjutnya korban dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke Puskesmas Sukaraja untuk penanganan lebih lanjut.
Operasi pencarian tersebut melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, antara lain Basarnas Lampung, FRRL, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Garuntang, BPBD Kota Bandar Lampung, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung, Satpol PP Kota Bandar Lampung, serta masyarakat setempat.
“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR kami usulkan dihentikan dan dinyatakan selesai. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian,” kata Purnomo. (*)









