oleh

Jelang Ramadan–Idulfitri, Saber Pangan Sidak Raksasa CPO dan Minyak Goreng

Harianpilar.com,  Bandar Lampung – Negara menegaskan kehadirannya dalam menjaga dapur rakyat. Menjelang Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Satgas Satuan Tugas (Satgas) Saber Pangan Polda Lampung bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah perusahaan pengolahan Crude Palm Oil (CPO) dan minyak goreng di Provinsi Lampung, Selasa (10/2).

Sidak dipimpin langsung Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung Kombes Pol Heri Rusyaman dengan menyasar tiga perusahaan besar, yakni PT LDC Indonesia selaku produsen CPO, PT Cargill Refinery yang bergerak di sektor CPO dan biofuel, serta PT Domus Jaya sebagai produsen minyak goreng.

Tim gabungan memeriksa secara menyeluruh aspek perizinan usaha, ketersediaan bahan baku CPO, kapasitas dan realisasi produksi, hingga pola distribusi dan penyaluran produk ke pasar. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi penyimpangan distribusi yang berujung pada kelangkaan dan lonjakan harga bahan pangan strategis.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran negara. Menjelang Ramadan dan Idulfitri, kebutuhan masyarakat meningkat, sehingga kami memastikan proses produksi dan distribusi CPO serta minyak goreng berjalan sesuai ketentuan dan harga tetap stabil,” tegas Kombes Pol Heri Rusyaman.

Ia menegaskan, aparat tidak akan mentolerir praktik yang merugikan masyarakat. “Kami tidak akan ragu menindak tegas pelaku usaha yang melakukan penimbunan atau distribusi tidak wajar. Prioritas utama adalah pemenuhan kebutuhan masyarakat Lampung,” ujarnya.

Dalam tidak tersebut, tim menemukan indikasi di PT Domus Jaya yang lebih memprioritaskan penyaluran minyak goreng ke luar daerah. Menyikapi temuan itu, Satgas Saber Pangan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan memberikan teguran keras dan peringatan resmi agar perusahaan mengutamakan distribusi untuk kebutuhan masyarakat Lampung.

Kombes Pol Heri Rusyaman menegaskan pengawasan pangan akan terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. “Pengawasan berkelanjutan akan kami lakukan demi menjaga stabilitas pangan serta memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat,” pungkasnya.

Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum di sektor pangan, khususnya menjelang momentum keagamaan yang rawan terjadi fluktuasi harga dan gangguan distribusi bahan pokok. (Ramona)