Harianpilar.com, Lampung Tengah – Perjuangan pelajar Lampung Tengah menuju sekolah menjadi sorotan publik setelah sebuah video memperlihatkan kondisi akses yang harus mereka lalui setiap hari.
Rekaman tersebut menunjukkan para pelajar menghadapi jalan banjir dan jembatan gantung yang kondisinya memprihatinkan di wilayah Poncowati, Kampung Bandar Harapan.
Video yang diunggah melalui akun TikTok @kicrit61 itu memperlihatkan rombongan pelajar Lampung Tengah berjalan kaki menembus genangan air akibat luapan sungai.
Kendaraan mereka terpaksa ditinggalkan di tempat aman sebelum melanjutkan perjalanan melalui jalan banjir yang ketinggiannya mencapai lutut.
“Tolong kawan-kawan, bantu kuras biar surut airnya,” tulis keterangan dalam unggahan, dikutip pada Selasa, 10 Februari 2026.
Dalam video berdurasi 1 menit 53 detik tersebut, salah satu pelajar merekam kondisi rute yang mereka lalui setiap hari. Ia menjelaskan bahwa jalur tersebut menjadi satu-satunya akses berangkat dan pulang sekolah bagi pelajar Lampung Tengah di wilayah tersebut.
“Ini berangkat sekolah dan pulang sekolah lewat sini,” ucap salah satu pelajar di video itu.
Tak hanya menghadapi jalan banjir, rombongan pelajar juga harus menyeberangi jembatan gantung berbahan kayu yang tampak sudah lapuk. Kondisi semakin berisiko karena air sungai hampir menutup bagian bawah jembatan.
“Betapa mengerikannya jembatan ini. Eh, goyang ini, ngeri,” lanjutnya.
Dalam rekaman yang sama, para pelajar Lampung Tengah juga menyampaikan keluhan mereka secara langsung kepada Presiden Prabowo, berharap adanya perhatian terhadap akses pendidikan di daerah mereka.
“Perjuangan kami ini Pak Prabowo kalau mau berangkat dan pulang sekolah,” ucap perekam video. “Bikin jalan tol antarsekolah, Pak. Tolong kami, Pak Prabowo,” sambungnya.
Saat melintasi jembatan gantung, pelajar tersebut kembali menyoroti kondisi bangunan yang dinilai sudah tidak layak. “Lihat ini Pak Prabowo, ini jembatan yang sudah tak layak pakai,” imbuhnya. (Rls)









