Harianpilar, com. Jakarta – Kabar membanggakan datang dari arena olahraga nasional. Kontingen gulat Provinsi Lampung sukses menorehkan prestasi gemilang pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gulat Invitasi kelompok umur U-12 dan U-15 yang berlangsung di Jakarta.
Hingga Minggu (8/2/2026), tim gulat Lampung berhasil menyabet dua medali emas dan satu medali perak. Ketiga medali tersebut diborong dari nomor gulat pasir (beach wrestling) kategori U-15 putra.
Pelatih gulat Lampung, Rina Safitri, menyampaikan apresiasinya atas perjuangan para atlet muda tersebut. Menurutnya, para atlet tampil impresif dan mampu bersaing ketat dengan provinsi lain.
”Alhamdulillah, atlet kita berhasil meraih dua emas dan satu perak dari nomor gulat pasir putra. Ini awal yang sangat baik,” ujar Rina dalam laporannya.
Medali emas pertama bagi Lampung dipersembahkan oleh Nazar Hamdalah. Turun di kelas 55 kilogram putra, Nazar tampil dominan sejak babak penyisihan hingga sukses mengunci kemenangan di partai final.
Jejak kesuksesan Nazar diikuti oleh rekannya, Rayyan Khalfani Farros. Bertanding di kelas 65 kilogram putra, Rayyan menunjukkan performa konsisten dan berhasil menyumbangkan emas kedua untuk Sai Bumi Ruwa Jurai.
Sementara itu, medali perak diraih oleh Daffa Dimas Syihap yang bertarung di kelas 48 kilogram putra. Meski harus puas di posisi kedua, Daffa dinilai telah memberikan perlawanan maksimal hingga partai puncak.
Rina Safitri menegaskan bahwa perjuangan kontingen Lampung belum berakhir. Ketiga atlet yang telah meraih medali di nomor gulat pasir tersebut masih dijadwalkan untuk turun kembali pada nomor gulat matras.
”Capaian di nomor gulat pasir ini menjadi modal penting dan motivasi bagi atlet sebelum turun di kelas matras. Kami optimistis atlet Lampung dapat kembali memberikan hasil terbaik,” tambah Rina.
Prestasi ini dinilai menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan atlet usia dini di Provinsi Lampung. Kesiapan mental dan teknik yang ditunjukkan para atlet muda ini menjadi sinyal positif bagi regenerasi gulat Lampung di kancah nasional pada masa mendatang.(*)









