Harianpilar.com, Waykanan – Jangan tanya kondisi jalan di pelosok desa, jalan komplek dan jalan menuju Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Waykanan saja kondisinya rusak parah dan tak kunjung diperbaiki. Bahkan, kerusakan jalan ini sudah tiga periode pemerintahan tak kunjung diperbaiki secara menyeluruh.
Aspal mengelupas, bergelombang, dan lubang-lubang menganga menjadi pemandangan yang disuguhkan sepanjang jalan menuju pusat kekuasaan Kabupaten tersebut. “Kalau tidak ekstra hati-hati, bisa jatuh kapan saja. Saya sudah pernah jatuh, karena lubangnya dalam sekali,” tutur Beni, seorang pedagang keliling yang saban hari melintasi kawasan lingkar Pemda Waykanan, baru-baru ini.
Dengan nada kekecewaan, Beni bercerita bagaimana beratnya melintasi jalan itu ketika hujan melanda.”Gak hujan aja susdah dilalu apa lagi kalau hujan,” tuturnya.
Zulana Putra, warga Blambangan Umpu, tak bisa menyembunyikan kekesalannya.”Sudah tiga kali ganti bupati, jalan ini begitu-begitu saja. Bagaimana mau urus jalan di kampung kalau jalan di depan mata saja dibiarkan? Ini kan akses utama ke kantor bupati, masa tidak malu kalau tamu dari luar lewat sini?,” ujarnya geram.
Zulana menyampaikan harapan yang terdengar sederhana tapi dalam maknanya : agar pemerintah tidak sekadar sibuk membuat janji baru, tetapi menyelesaikan “pekerjaan rumah” yang sudah menumpuk bertahun-tahun.
“Perbaiki dulu jalan ini. Buktikan, kalau ibu kota kabupaten ini memang layak jadi pusat pemerintahan,” cetusnya.
Sementara jalan-jalan berlubang di tengah pusat pemerintahan terus dilalui setiap hari oleh pegawai, warga, bahkan para tamu dari luar daerah, lubang-lubang itu seperti metafora yang terus mengingatkan : pembangunan bukan hanya soal membangun yang jauh, tapi merawat yang ada di depan mata.
Sementara itu Anggota DPRD Waykanan Dapil V, Pirnando, mengatakan, saat ini kerusakan ruas jalan kabupaten dan Provinsi bukan hanya terjadi di ibu kota Waykanan saja melainkan di seluruh kecamatan Waykanan mayoritas masyarakat Waykanan mengeluhkan kondisi jalan rusak.
Ia berharap agar Bupati Waykanan dapat memprioritaskan pembangunan ruas jalan, karena itulah yang saat ini menjadi kebutuhan vital masyarakat.(*)









