oleh

Menelisik Indikasi Penyimpangan Proyek Dinas PU Kota Bandarlampung

Harianpilar.com, Bandarlampung – Pelaksanaan sejumlah proyek milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandarlampung tahun 2024 diduga kuat sarat penyimpangan. Bahkan, indikasi penyimpangan ini terjadi mulai dari tahap awal yakni tahap tender.

Pada tahap tender ditemukan perusahaan yang bisa memenangkan tender hingga 4 proyek sekaligus dengan nilai penawaran sangat dekat dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bahkan rata-rata hanya turun 1 persen, peserta tender mayoritas sama dan bergantian menjadi pemenang, bahkan banyak proyek ditender dengan peserta tunggal sekaligus menjadi pemenang.

Seperti CV.Putra Mahardika yang mememangkan 4 paket proyek sekaligus dengan modus tersebut. Dimana nilai penawaran yang sangat minim, peserta mayoritas sama bahkan peserta tunggal.

Seperti proyek Pembangunan Drainase Jl. Turi Raya Gg. Klapa Puan Kel. Pematang wangi kec. Tanjung Seneng dengan HPS Rp219.545.630 tendernya dimenangkan Putra Mahardika dengan penawaran Rp216.502.000 hanya turun Rp3 juta atau 1,3 persen dari HPS. Proyek Pembangunan Drainase Jl.Wa Rahman Simpang Asem Rt.02 Lk.III Batu Putuk Kec. Telukbetung Barat dengan HPS Rp 246.659.570 tendernya dimenangkan Putra Mahardika dengan penawaran Rp243.935.000 hanya turun Rp2,7 juta atay 1,1 persen dari HPS.

Proyek Pembangunan Drainase Jl. RA Baasyid Rt.02 Lk.II Kel. Labuhan Dalam Kec. Tanjung Seneng dengan HPS Rp429.699.862 tendernya dimenangkan Putra Mahardika dengan penawaran Rp427.804.950 hanya turun Rp1,8 juta atau 0,4 persen dari HPS. Proyek Pembangunan Drainase Jl. Perintis Utama Kel. Way Dadi Kec. Sukarame dengan HPS    Rp324.700.737 tendernya dimenangkan Putra Mahardika dengan penawaran Rp. 321.285.608 hanya turun Rp2,8 juta atau 0,8 persen dari HPS

Indikasi tender ini dikondisikan semakin terlihat dari peserta tender empat proyek ini yang mayoritas sama dan terdapat tender hanya dengan satu peserta yang sekaligus menjadi pemenang.

Begitu juga CV.Sepang Arta Perkasa bisa memenangkan dua paket proyek dengan modus serupa. Yakni Pembangunan drainase Jl. Tembusan gg. Rewok Lk.II Kel. Campang Jaya Kec. Sukabumi dengan HPS Rp319.087.620 tendernya dimenangkan oleh CV.Sepang Arta Perkasa dengan penawaran Rp315.175.630 hanya turun Rp3,9 juta atau 1,2 persen dari HPS.

Pembangunan drainase Jl. Perum BKP Kel. Kemiling Permai Kec. Kemiling dengan HPS Rp499.519.362 tendernya dimenangkan CV.Sepang Arta Perkasa dengan penawaran Rp494.492.691 hanya turun Rp5 juta atau hanya 1 persen dari HPS.

**Proyek Bernilai Besar

Proyek dengan nilai miliaran juga proses tendernya tak kalah parah. Tiga proyek Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah dengan total anggaran belasan miliar tendernya juga diduga dikondisikan. Nilai penawaran pemenang tender sangat dekat dengan HPS, peserta mayoritas dan bergantian menjadi pemenang.

Seperti Proyek Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah Kel. Sukabumi Kec. Sukabumi dengan HPS Rp7.255.715.275, tendernya dimenangkan CV. Adhinata Karya Sentoso dengan penawaran Rp7.142.685.997 hanya turun Rp113 juta atau 1,5 persen dari HPS. Peserta tender proyek ini  CV. Aqz Lima Dua Sembilan, CV.Cakrawala Anugrah Selatan, CV. Lembayung Sutra, CV.Rozaq, cv.Pillar Buana, CV. Titin Kencana.

Kemudian bergantian, giliran CV.Aqz Lima Dua Sembilan yang menjadi pemenang tender, yakni pada proyek Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah Kel. Nusantara Permai Kec. Sukabumi dengan HPS Rp4.193.314.693 tendernya dimenangkan CV.Aqz Lima Dua Sembilan dengan penawaran Rp4.119.696.463 hanya turun Rp73 juta atau 3 persen dari HPS. Peserta tendernya juga mayoritas sama yakni cv.pillar buana, CV.Cakrawala Anugrah  Selatan, CV. Lembayung Sutra, CV.Rozaq, CV.Titian  Kencana.

Setelah menjadi peserta di tender dua proyek sebelumnya, bergantian giliran CV.Pillar Buana yang menjadi pememang, yakni pada proyek Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah Kel. Kalibalau Kencana Kec. Kedamaian dengan HPS Rp3.550.753.015, tendernya dimenangkan CV.pillar buana dengan penawaran Rp3.491.647.197 hanya turun Rp59 juta atau 2 persen dari HPS. Peserta tender proyek ini juga mayoritas sama yakni CV. Aqz Lima Dua Sembilan, CV.Cakrawala Anugrah Selatan, CV. Lembayung Sutra, CV.Rozaq, CV. Titian Kencana.

Sementara, Kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi. Di hubungi melalui pesan WhatsApp, Dedi tidak menjawab meski pesan yang dikirim cetang dua.(*)