oleh

Hasil Pilkada, Kokohkan Gerindra “Penguasa” Lampung

Harianpilar.com, Bandarlampung – Hasil pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) serentak 27 November kemarin, memperkokoh posisi Partai Gerindra dibawah kepemimpinan Rahmat Mirzani Djausal sebagai penguasa baru di Provinsi Lampung. Hasil gemilang di Pilkada serentak melengkapi kemenangan Partai Gerindra pada pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden-wakil presiden pada pemilu 24 Februari 2024 lalu.

Di Pileg 2024, partai besutan Prabowo Subianto ini mampu memenangkan tingkat Provinsi dan lima kabupaten/kota di Lampung, sehingga berhak menduduki kursi Ketua DPRD.

Di tingkat Provinsi, Partai Gerindra Lampung meraih 16 dari 85 alokasi kursi DPRD atau 865.420 suara. Sementara lima daerah yang menang dan berhak menduduki kursi Ketua DPRD adalah Bandarlampung , Lampung Selatan, Lampung Utara, Pesawaran, dan Tulangbawang.

Di Bandarlampung, Partai Gerindra mampu meraih 10 dari 50 kursi DPRD atau 111.433 suara. Di Lampung Selatan Partai Gerindra meraih 9 dari 50 kursi DPR atau 112.596 suara.

Kemudian di Lampung Utara meraih 8 dari 45 kursi DPRD atau 59.225 suara. Di Pesawaran meraih 7 dari 40 kursi DPRD atau 36.888 suara. Dan di Tulangbawang Barat meraih 9 dari 40 kursi DPRD.

Kesuksesan pileg itu dilengkapi dengan perolehan suara Pilpres, Partai Gerindra Lampung mampu menghantarkan pasangan Prabowo Subianto – Gibran Raka Bumingraka dengan perolehan suara 70 persen suara.

Kegemilangan Partai Gerindra tak sampai di Pemilu 2024. Di Pilkada serentak 2024, Partai Gerindra Lampung dibawah kepemimpinan Ketua DPD Rahmat Mirzani Djausal ini nyaris menyapu bersih pilkada.

Berdasarkan hitung cepat atau Quick count (QC) lembaga survei Rakata dan Indikator, Rabu (27/11), partai besutan Prabowo Subianto itu menang di Pilgub Lampung dan sembilan pilkada kabupaten/kota. Yakni Bandarlampung, Lampung Timur, Pringsewu, Lampung Barat, Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Selatan, Tanggamus, dan Tulangbawang Barat.

Di Pilgub Lampung, Partai Gerindra yang mengusung pasangan calon (Paslon) Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela (Mirza-Jihan) sukses unggul jauh dari lawannya yakni calon incumbent Arinal Djunaidi dan Sutono (Ardjuno) yang diusung PDIP. Berdasarkan QC, Mirza-Jihan unggul dengan perolehan 82,80%. Sedangkan Ardjuno hanya meraih 17,20%.

Di Pilkada Lamtim, Partai Gerindra yang mengusung Paslon Ela-Azwar berhasil menumbangkan petahana Dawam Raharjo yang berpasangan dengan Ketut Erawan. Berdasarkan QC Rakata dengan data masuk 80,58%, Paslon Ela-Azwar menang dengan suara 64,32%. Sedangkan Paslon Dawam-Ketut dari PDIP hanya meraih 35,68%.

Kemudian di Pilkada Bandarlampung, Partai Gerindra yang mengusung Paslon Eva-Deddy berhasil mempertahankan singgasananya. Berdasarkan QC Rakata dengan data masuk 91,10%, Eva-Deddy unggul telak dengan meraih suara 73,31%, sedangkan lawannya paslon Reihana-Aryodia hanya meraih 26,69%.

Di Pilkada Pringsewu, Partai Gerindra yang mengusung Paslon Riyanto-Umi unggul dari lawan-lawannya. Berdasarkan QC Rakata dengan data masuk 81,50%. Paslon Riyanto-Umi unggul dengan suara 45,41%.

Kemudian di Pilkada Lampung Barat, Partai Gerindra yang mengusung Paslon petahana dan calon tunggal Parosil-Mad Hasnurin unggul dari lawannya kotak kosong. Berdasarkan QC Rakata dengan data masuk 70,59%, Parosil-Mad Hasnurin meraih suara 88,42%.

Di Lampung Utara, Partai Gerindra yang mengusung Paslon Hamartoni-Romli juga unggul. Berdasarkan QC Rakata dengan data masuk 70,30%, Hamartoni-Romli meriah suara 63,41%. Sedangkan lawannya Ardian-Sofyan hanya meraih 36,59%.

Kemudian di Pilkada Way Kanan, Partai Gerindra yang mengusung Ali Rahman-Ayu juga unggul. Berdasarkan QC Rakata dengan data masuk 74,78%, paslon Ali-Ayu unggul dengan 56,63%. Sedangkan lawannya paslon Resmen-Cik Raden kalah tipis dengan 43,37%.

Di Pilkada Lampung Selatan, Partai Gerindra yang mengusung Paslon Egi-Syaiful juga unggul. Berdasarkan QC Rakata dengan data masuk 100%, Egi Syaiful unggul 69,31%.

Di Pilkada Tanggamus, Partai Gerindra yang mengusung Paslon Saleh-Agus unggul dengan 71,65%. Dan pilkada Tubaba dengan mengusung calon tunggal Novriwan-Nadir unggul dengan 62,33%.

Sebagai catatan, QC ini bukan hasil resmi KPU. Dan tingkat kepercayaan QC mencapai 99% dengan rerata toleransi kesalahan atau Margin of errornya diantara 0-5%. (*)